√ Cara Menciptakan Poc Dari Kotoran Dan Urin Kelinci (Kotciplus)
Kabartani.com – Di kalangan petani kubis, ketergantungan dalam memakai pupuk kimia sintetis hampir mencapai 100%, sedangkan penggunaan pupuk organik masih kurang. Pemberian pupuk kimia sintetis bukanlah jaminan untuk memperoleh hasil maksimal tanpa diimbangi pupuk organik alasannya ialah pupuk organik bisa berperan terhadap perbaikan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah (Herman 2000).
Hal ini didukung oleh pendapat Susi (2009) bahwa penggunaan takaran pupuk kimia sintetis yang berlebihan sanggup mengakibatkan pencemaran lingkungan, apalagi penggunaan secara terus menerus dalam waktu usang akan mengakibatkan produktivitas lahan menurun dan mikroorganisme penyubur tanah berkurang. Peningkatan efisiensi pemupukan sanggup dilakukan dengan derma materi organik. Salah satu sumber materi organik yang banyak tersedia di sekitar petani ialah pupuk kandang.
Pemberian pupuk organik sanggup mengurangi dan meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk kimia (Ma et al. 1999, Martin et al. 2006), menyumbangkan unsur hara bagi tumbuhan serta meningkatkan serapan unsur hara oleh tumbuhan (Wigati et al. 2006, Taufiq et al. 2007).
Pupuk organik cair mempunyai beberapa manfaat di antaranya sanggup mendorong dan meningkatkan pembentukan klorofil daun dan pembentukan bintil akar pada tumbuhan leguminoseae sehingga meningkatkan kemampuan fotosintesis tumbuhan dan peresapan nitrogen dari udara, sanggup meningkatkan vigor tumbuhan sehingga tumbuhan menjadi kokoh dan kuat, meningkatkan daya tahan tumbuhan terhadap kekeringan, cekaman cuaca, dan serangan patogen penyebab penyakit, merangsang pertumbuhan cabang produksi, serta meningkatkan pembentukan bunga dan bakal buah, serta mengurangi gugurnya daun, bunga, dan bakal buah (Anonim 2004 dalam Nur Fitri Rizqiani 2007).
Pupuk organik cair diolah dari materi baku berupa kotoran ternak, kompos, limbah alam, hormon tumbuhan, dan bahan-bahan alami lainnya yang diproses secara alamiah selama 2 bulan.
Pembuatan POC KOTCIPLUS
POC Kotciplus terbuat dari kotoran kelinci + urin + tepung limbah ikan + EM0 + air kelapa dengan perbandingan 4 : 8 : 1 : 1 : 1. Semua materi dicampur dan difermentasi selama 1 bulan di dalam drum tertutup. Setelah 1 bulan fermentasi, materi disaring dengan kain saring dan diambil cairannya, lalu disimpan dalam wadah tertutup.
KOTCIPLUS mengandung unsur-unsur hara yang cukup yang diharapkan oleh tumbuhan untuk pertumbuhannya, terlebih dalam pembentukan krop pada tumbuhan kubis.
Tabel 1. Perbandingan hasil kubis dengan memakai POC KOTCIPLUS dengan pupuk anorganik
Perlakuan | Diameter Krop (cm) | Bobot Krop (kg) |
---|---|---|
Kontrol (pupuk anorganik) | 20,87 | 2,70 |
Kotoran kelinci plus | 21,57 | 2,90 |
Dosis dan Cara Penggunaan POC KOTCIPLUS
Pemberian pupuk dilakukan pada dikala tanam dan selanjutnya dilakukan sekali seminggu dengan cara disiram ke lubang tanam. Dosis yang diberikan per tumbuhan sebanyak 200 ml, dengan melarutkan 20 ml pupuk KOTCIPLUS dalam 1 liter air.
Pada Tabel 1 sanggup dilihat bahwa derma pupuk KOTCIPLUS menghasilkan krop kubis yang lebih besar daripada derma pupuk kimia, dimana dihasilkan peningkatan diameter dan produksi krop sebesar 3,35% dan 7,41%. Hal ini memperlihatkan bahwa derma pupuk KOTCIPLUS mengandung unsur-unsur hara yang cukup yang diharapkan oleh tumbuhan untuk pertumbuhannya, terlebih dalam pembentukan krop pada tumbuhan kubis.
KESIMPULAN
Pupuk alami kotoran kelinci plus mempunyai pertumbuhan dan hasil kubis yang lebih baik dari pupuk anorganik. Penggunaan pupuk alami kotoran kelinci plus sanggup meningkatkan diameter krop dan bobot krop per tumbuhan sebesar 3,25% dan 6,90% dibanding penggunaan pupuk anorganik.
Simak juga :
- Membuat POC Dari Tanaman Marenggo & Bandotan Yang Kaya Akan Unsur N (UREA)
- Video Cara Pembuatan POC Dari Air Cucian Beras
- Cara Membuat Pupuk UREA Cair Organik Menggunakan Daun Lamtoro Dan Urine Kambing
Sumber :
Agustina Erlinda Marpaung dan Bagus Kukuh Udiarto
Balai Penelitian Tanaman Sayuran
Jln. Tangkuban Parahu No. 517, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia 40391
Sumber https://kabartani.com