√ 5 Jenis Ayam Baik Hias Maupun Ternak Yang Menguntungkan
Ayam yaitu binatang omnivora atau pemakan segala, mereka suka memakan biji-bijian, buah, serangga, dan beri. Makanan favorit mereka yaitu biji-bijian. Predator alami mereka selain insan yaitu rakun dan musang.
Nama ilmiah ayam yaitu Gallus gallus dari jenis gallus keluarga phasianidae. Ayam masih satu tipe dengan para burung dan mereka hidup dalam kelompok. Kemempuan ayam untuk bertahan hidup dapat mencapai usia 2 hingga 4 tahun.
Sebagai materi masakan ayam merupakan daging yang difavoritkan banyak orang di banyak sekali belahan dunia. Ada saja penemuan masakan berbahan dasar ayam yang selalu menggugah selera.
Hampir semua cuilan ayam dapat dimakan apalagi untuk orang Indonesia terkecuali bulunya. Ayam pada umumnya mempunyai berat mulai dari 1kg hingga 3 kg.
Selain dijadikan binatang ternak ada beberapa spesies ayam yang dijadikan binatang peliharaan. Harga ayam untuk dijadikan binatang peliharaan lebih mahal dari ayam ternak. Bahkan harga satu ekor ayam peliharaan atau ayam hias dapat ratusan kali lipat harganya dari ayam ternak.
Jenis Ayam
Bagi kalian yang tertarik untuk berbisnis ternak ayam atau mengoleksi ayam hias untuk investasi ada baiknya membaca informasi berikut. 13 jenis ayam yang dapat dipelihara dan dikembangbiakkan biar untung besar.
1. Pelung

Berasal dari kawasan Jawa Barat tepatnya Cianjur. Pelung merupakan ayam orisinil Indonesia yang ditemukan secara tidak sengaja. Spesies ini mempunyai 3 sifat genetik yang unik dan bukan hasil rekayasa. Harga pelung dapat mencapai puluhan juta apalagi bila sudah menang kontes ayam.
Ayam ini tumbuh dengan pesat, berpostur tingi dengan kokokan yang panjang, khas alunan dan iramanya. Warna bulunya sama dengan ayam kebanyakan, yaitu adonan hitam dan merah, putih dan kuning, atau hijau.
2. Ayam Ketawa
Seperti namanya jenis ini mempunyai bunyi kokokan yang mirip dengan bunyi orang tertawa. Unggas ini sering disebut dengan Ayam Jantan dari Timur. Asal ayam ini memang dari Timur Indonesia, tepatnya kawasan Bugis, Sulawesi Selatan. Harganya sangat fantastis hingga mencapai 40 juta rupiah.
3. Cemani

Cemani merupakan spesies ayam orisinil Indonesia yang sangat unik. Bagaimana tidak penampakan cemani secara keseluruhan serba hitam legam. Keunikannya ini menciptakan harganya sangat mahal bahkan dapat mencapai 40 juta. Cemani berasal dari kawasan Kedu, Jawa Tengah.
4. Ayam Kukuak Balenggek
Mirip mirip ayam ketawa, kukuak balenggek terkenal sebagai ayam orisinil Indonesia yang mempunyai harga tinggi sebab kokokannya. Meskipun belum sepopuler ayam ketawa nyatanya ayam ini pernah laris di harga 20 hingga 40 juta rupiah.
Kokokan ayam ini mempunyai irama yang unik sebab alunannya bertingkat mulai dari 13 hingga 12 lenggek bahkan ada yang mencapai 19 lenggek. Kukuak Balenggek berasal dari kawasan Sumatra Barat.
Lenggek pada ayam mirip vibra pada manusia, kokokannya terdiri dari 6 hingga 15 suku kata tergantung pada faktor genetik maupun latihannya. Semakin banyak atau semakin tinggi lenggeknya harganya menjadi semakin mahal.
5. Leghorn

Ayam yang satu ini merupakan ayam ternak yang berasal dari Italia. Ayam ini merupakan cikal bakal ayam negeri atau ayam potong. Orang Indonesia dengan pengecap kearifan lokal menyebut ayam leghorn dengan sebutan ayam lehor atau ayam sayur.
Jenis ini banyak diternak untuk diambil daging maupun telurnya. Spesies ini dapat menghasilkan sekitar 250 butir telur pertahun. Warna ayam ini putih begitu juga dengan telurnya yang berukuran sedang.
Leghorn menjadi ayam ternak favorit sebab gampang dibudidayakan. Untuk para peternak pemula ayam ini sangat cocok untuk dipelihara dan dibudidayakan.
Itulah lima jenis ayam yang ada di Indonesia yang dapat jadi rujukan kalian. Nah, dari informasi diatas kalian sudah dapat memutuskan ayam mana yang paling menjanjikan untuk diinvestasikan.
Sumber aciknadzirah.blogspot.com