√ Perbedaan Dan Ciri-Ciri Ikan Nila Jantan Dan Betina
KabarTani.com – Pengelolaan induk dalam aktivitas perjuangan pembenihan ikan nila mempunyai peranan sangat penting dalam menunjang keberhasilan, lantaran induk merupakan salah satu faktor utama yang akan memilih kualitas dan kuantitas benih yang dihasilkan.
Jumlah induk ikan nila pada suatu areal atau kolam pemijahan ditentukan oleh induk jantan dan ukuran induk. Hal ini disebabkan sifat ikan nila memijah yakni dimana induk jantan akan menciptakan suatu kawasan teritorial yang dihentikan digangggu ikan lain.
Simak juga
- Langkah Persiapan Kolam Untuk Budidaya Ikan Nila
- Langkah Pemilihan Indukan Ikan Nila
- Langkah Pemeliharaan Indukan Ikan Nila
- Cara Pemijahan Ikan Nila Yang Tepat Dan Benar
- Langkah Perawatan Larva Ikan Nila Setelah Penetasan
Jumlah ikan betina umumnya lebih banyak dari pada ikan jantan, hal ini semoga gampang memberi kesempatan pada jantan untuk sanggup menemukan betina yang matang gonad.
Ikan nila yang ukurannya masih kecil belum menampakkan perbedaan alat kelamin. Setelah bobot ikan mencapai 50-60 gram perbedaan kelamin sudah mulai terlihat.

Perbedaan ikan Nila Jantan dan Betina berdasarkan jenis kelaminnya

1. Nila Jantan
- Ikan nila jantan mempunyai ukuran sisik yang lebih besar dari pada ikan nila betina.
- Alat kelamin ikan nila jantan berupa tonjolan yang agak runcing yang berfungsi sebagai muara terusan urin dan terusan sperma yang terletak di depan anus.
- Jika diurut, perut ikan nila jantan akan mengeluarakan cairan bening.
2. Nila Betina
- Sedangakan ikan nila betina mempunyai lubang genital terpisah dengan lubang terusan urin yang terletak di depan anus.
- Perbedaan kelamin antara ikan nila jantan dan betina sanggup dilihat pada gambar dibawah ini.
Bentuk hidung dan rahang belakang ikan nila jantan melebar dan berwarna biru muda. Pada ikan betina, bentuk hidung dan rahang belakang agak lancip dan berwarna kuning terang. Sirip punggung dan sirip ekor ikan nila jantan berupa garis putus-putus.
Sementara itu, pada ikan nila betina, garis berlanjut (tidak putus) dan melingkar. Perbedaan antara ikan nila jantan dan betina sanggup dilihat pada gambar dibawah ini.

Keberhasilan Usaha pembenihan ikan nila sangat ditentukan oleh kualitas induk, secara umum ciri-ciri induk nila yang baik yakni sebagai berikut:
- Mampu memproduksi benih dalam jumlah yang besar dengan kualitas yang tinggi.
- Pertumbuhannya sangat cepat.
- Sangat responsif terhadap masakan buatan yang diberikan.
- Resisten terhadap serangan hama, benalu dan penyakit.
- Dapat hidup dan tumbuh baik pada lingkungan perairan yang relatif buruk.
- Ukuran induk yang baik untuk dipijahkan yaitu 120-180 gram lebih perekor dan berumur sekitar 4-5 bulan
Induk yang akan dipakai yakni induk yang siap memijah atau bakalan induk yang belum siap memijah. Induk yang berkualitas baik kondisi sehat, bentuk tubuh normal, sisik besar dan tersusun rapi, kepala relatif kecil dibandingkan dengan badan, tubuh tebal dan berwarna mengilap (tidak kusam), gerakan lincah dan mempunyai respon yang baik terhadap pakan tambahan.

Sedangkan berdasarkan SNI 01- 6138 – 1999 Kriteria kuantitatif sifat reproduksi sanggup dilihat pada gambar dibawah ini.

Simak juga Cara Mencegah Hama Dan Penyakit Dalam Budidaya Ikan Nila
Demikianlah sedikit info mengenai “Perbedaan dan Ciri-ciri Ikan Nila Jantan dan Betina“, semoga info ini bermanfaat teman tani sekalian. Jangan lupa untuk bergabung dengan fanspage facebook kabartani untuk memperoleh info terbaru dari kabartani.
Sumber https://kabartani.com