Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Dengerin 10 Lagu Gundah Terbaik Ini, Dijamin Bakal Bikin Kau Termehek-Mehek

Konten [Tampil]

Pernah gundah itu wajar, semua orang niscaya pernah merasakannya. Mungkin kau sudah merasa bahwa si beliau yaitu orang yang sempurna untuk menjadi jodohmu kelak, namun kenyataan berkehendak lain sehingga kalian harus berpisah. Sudah mencar ilmu mati-matian supaya bisa masuk di universitas favoritmu, tapi belum beruntung untuk bisa kuliah disana.


Atau kau sudah rela-relain lembur di laboratorium supaya penelitian nya segera rampung, tapi masih harus tambah satu semester juga. Sudah berusaha semaksimal mungkin mengejar deadline kerjaan kantor, tapi masih adaaaa aja kurangnya di mata bos kamu.


Piuhhh,,, take a deep breath and relax! Keluarkan semua nya, lepaskan segala kegalauan kalian. Jangan terlalu lama-lama dipendam, nanti jadi membusuk di dalam loh. hhihihi


Daftar Lagu Galau Terbaik Sepanjang Masa


Banyak cara supaya kalian bisa healing dari galau. Piknik bersama sahabat-sahabat, hangout di tempat-tempat favorit, main ke pantai, camping di gunung, atau istirahat sepekan penuh di rumah sambil menikmati novel-novel yang belum rampung dibaca. Sambil ngerampungin novel sambil dengerin 10 lagu tergalau sepanjang masa ini, dijamin galaumu akan maksimal…!!! LOL


1. Andaikan Kau Datang



Terlalu indah dilupakan

Terlalu sedih dikenangkan

Setelah saya jauh berjalan

Dan kau kutinggalkan

Betapa hatiku bersedih

Mengenang kasih dan sayangmu

Setulus pesanmu kepadaku

Engkau kan menunggu


Originally nya lagu ini pertama kali dinyanyikan oleh Koes Plus, grup band paling ngetop jaman kakek-nenek kita masih muda dulu. “Andaikan Kau Datang” menjadi lagu legendaris yang dinyanyikan ulang oleh Ruth Sahanaya dan Band NOAH.


Sering juga dinyanyikan oleh musisi lainnnya pada event-event akbar di stasiun TV nasional. Hanya dengan mendengarkan lirik pada bait pertama dan kedua dari lagu ini saja, sudah niscaya bikin kau gundah setengah mati.


Apalagi buat kau yang sedang dilanda rindu berat dengan pasangan atau yang sedang mengalami homesick akut, bakal nangis termehek-mehek deh jika dengerin lagu legend satu ini.


Sesuai dengan judulnya, lagu ini mengisahkan perihal jarak, perpisahan, dan penyesalan. “… andaikan kau tiba kembali, tanggapan apa yang kan kuberi..” menggambarkan penyesalan seseorang yang telah pergi jauh, dihantui kenangan-kenangan indah di masa lalu, namun semua sudah terlambat alasannya yaitu sudah tidak ada lagi jalan untuk kembali.


Tidak hanya untuk pasangan, lagu ini juga bisa menggambarkan kesedihan seorang anak dalam mengenang kasih sayang orang tuanya. Oleh alasannya yaitu itu, sebelum penyesalan yang terlalu dalam, jangan hingga kau kehilangan kesempatan.


Selama masih diberikan kemampuan senantiasa berbuat oke kepada sesama. Berbaktilah kepada orang tua, jangan hingga kau menyesal dan terlambat untuk memperbaiki kesalahan alasannya yaitu egomu di masa lalu.


2. You Are The Reason



Masih berbicara perihal jarak, perpisahan, dan penyesalan nih. Namun berbeda dengan lagu sebelumnya, lagu ini mengisahkan usaha seseorang untuk kembali ‘pulang’ kepada orang-orang yang disayangi; orang tua, suami, istri, atau anak yang telah ditinggalkannya.


Sebuah usaha yang didasari oleh sebuah penyesalan namun belum terlambat untuk kembali. “I’ve climb every mountain, and swim every ocean. Just to be with you, fix what I’ve broken. ‘cause I need you to see, that you are the reason”.


Ibarat mendaki gunung tertinggi dan menyebrangi samudera terdalam, begitulah cara seseorang tersebut kembali untuk memperbaiki kesalahan yang telah dibuatnya. Sebelum penyesalan menghantui seumur hidupnya.


3. Someone Like You



Lagu ini dipopulerkan oleh Adele pada tahun 2011. Setelah dinyanyikan di pentas 2011 BRIT Awards,”Someone Like You” menjadi single pertama Adele yang bertahan di puncak tangga lagu Britaniya Raya selama seminggu. Bagi yang putus alasannya yaitu ditinggal nikah oleh sang pujaan hati bakal nangis termehek-mehek denger lagu ini.


Seperti yang orang-orang bilang move on itu susah-susah gampang, tapi harus tetap dijalani, life must go on. Seperti kata Adele di lagu nya ini “Never mind I’ll find someone like you. I wish nothing but the best for you too”.


4. Pamit



Siapa yang tidak kenal Tulus, semua orang niscaya tahu Tulus. Pasti tahu juga dong dengan lagu satu ini. “Pamit’ merupakan singel dari album monokrom yang dirilis pada tanggal 27 Februari 2016. Mengisahkan perihal sebuah kekerabatan yang tidak sanggup lagi dipertahankan, alasannya yaitu hati dan fatwa yang sudah tak sejalan.


Digambarkan Tulus pada lirik “Tubuh saling bersandar ke arah mata angin berbeda. Kau menunggu datangnya malam ketika ku menanti fajar”.


Walau telah menempuh aneka macam cara demi mempertahankan hubungan, namun sudah tidak sanggup dipungkiri bahwa rasa cinta diantara kedua pasangan di lagu ini sudah tidak tersisa, sehingga terpaksa harus diakhiri. Sedih ya.


5. Resah



Lagu ini dirilis pada tahun 2012, dipopulerkan oleh Payung Teduh, yang merupakan grup band gandrungan para kaum Adam. Menceritakan perihal seorang lelaki yang ingin meluapkan seluruh perasaan cintanya kepada sang kekasih, namun sang kekasih hati masih bimbang untuk menerima.


“Aku ingin berdua denganmu, di antara daun gugur. Aku ingin berdua denganmu, tapi saya hanya melihat keresahanmu”. Lirik sederhana namun romantis, mempunyai kekuatan ‘magis’ yang bisa mewakili setiap hati pendengarnya.


6. Marry Your Daughter



Cewek mana yang ga seneng dengerin lagu ini, apalagi jika lagu ini dinyanyikan oleh sang pujaan hati hati, niscaya klepek-klepek sudah. Mengisahkan perihal usaha seorang lelaki yang meminta izin untuk melamar sang kekasih dengan meminta restu kepada sang ayah untuk menikahi sang putri. Romantis yaa..


Lagu milik Brian Mcknight ini dirilis sempurna pada hari valentine , 14 Februari 2012 silam. Bagi para pria yang ingin melamar perempuan pilihannya nih, lagu ini cocok untuk dijadikan sebagai pengiring proses lamaran.


7. Sebuah Kisah Klasik



Banyak dinyanyikan di program perpisahan sekolah atau pada momen-momen kelulusan. Salah satu lagu hitz yang dinyanyikan oleh grup band papan atas tanah air, Sheila On 7. “Sebuah Kisah Klasik” mempunyai nada yang sendu, sehingga setiap yang mendengarkannya niscaya terharu.


Terbayang masa-masa indah bersama teman-teman ketika masa-masa sekolah atau kuliah. Kini semua sudah menempuh jalan hidupnya masing-masing, sudah sibuk dengan dunia dan pekerjaan nya masing-masing. Maka dari itu sobat, bersenang-senanglah, alasannya yaitu waktu ini yang kan kita rindukan di ketika kita renta nanti.


8. Jealous



Masih berharap bahwa beliau akan kembali, masih berpikir bahwa kekerabatan ini masih bisa diperbaiki, masih membayangkan bahwa suatu ketika beliau akan berkata “Maafkan aku, saya telah salah meninggalkanmu. Ternyata selama ini semua tidak berarti tanpamu”.


Namun kenyataan yang ada beliau telah senang tanpamu, beliau telah menemukan kehidupan barunya, hidupnya tetap baik-baik saja walau tanpa kehadiranmu. Hanya kau dan dirimu saja masih memikirkan segala perihal dia.


Begitulah kira-kira citra kisah dari lagu “Jealous” ini. Tentang seseorang yang belum bisa move on, belum bisa mendapatkan bahwa mantan kekasihnya telah senang dan melupakannya. Merupakan sebuah nyanyian patah hati yang dipopulerkan oleh Labrint dan dirilis pada tahun 2014.


9. Mungkinkah



Generasi 90-an niscaya hapal banget sama lagu ini. Dirilis pada tahun 1997, “mungkinkah” menjadi lagu masterpiece dari grup band Stinky. Lagu ini mungkin bisa dibilang jadul banget, tapi masih menjadi hits legend hingga ketika ini. Menjadi lagu yang pas bagi kau yang sedang menjalani kekerabatan jarak jauh, Long Distance Relationshil (LDR).


“Hilangkanlah keraguanmu pada diriku disaat kujauh darimu”, lirik ini mengandung pesan bagi yang LDR-an harus saling besar lengan berkuasa kepercayaan nya. Jangan saling curigaan jangan saling cemburuan supaya hubungannya langgeng, awet, dan tetap serasi walaupun jarak memisahkan.


10. Back To December



Sudah pernah dengar lagu ini belum galauers? Singel milik Taylor Swift ini merupakan sebuah kisah perihal penyesalan seseorang yang telah menyiakan-nyiakan orang yang pernah mencintainya. Diberi judul “Back to December”, alasannya yaitu beliau terus mengingat bulan Desember dimana beliau mencampakkan kekasihnya.


Disaat beliau ingin kembali dan memperbaiki kekerabatan yang sudah disia-siakannya, kesempatan pun sudah punah. Yang tersisa sekarang hanyalah penyesalan, alasannya yaitu pintu maaf yang pernah terbuka lebar sekarang sudah terkunci dekat oleh rantai yang kuat.


Dijaga baik-baik orang yang menyayangi kita, jangan hingga nanti menyesal di kemudian hari dan tidak ada lagi kesempatan yang kedua.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com