√ Tehnik Mencampur Pestisida Yang Tepat
Konten [Tampil]
KABARTANI.COM – Tehnik Mencampur Pestisida Yang Tepat. Memang belum ada petunjuk ataupun panduan yang memperlihatkan wawasan bagaimana tehnik mencampur pestisida yang tepat. Oleh alasannya yakni itu masih banyak petani yang melaksanakan pencampuran pestisida secara sembarangan tetapi ada juga petani yang tidak berani sama sekali mencampur pestisida alasannya yakni takut pestisida yang dicampur tersebut akan bereaksi tidak menguntungkan bagi tanaman. Oleh alasannya yakni itu kita memperlihatkan sedikit tips bagaimana tehnik mencampur pestisida yang tepat.
Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mencampur Pestisida:
- Janganlah mencampur pestisida pribadi dalam tangki sprayer (hal ini seringkali kita temui dilapangan), sebaiknya lakukan pencampuran pestisida dalam wadah plastik terlebih dahulu (ember). Setelah tercampur dalam bejana gres masukkan dalam dalam tangki sprayer.
- Jangan mencampur pestisida pribadi dalam kaleng/ kemasannya tanpa mengencerkannya terlebih dahulu dengan air. (peristiwa ini juga sering kita jumpai pada petani yang ingin serba praktis, atau terkadang merahasiakan pemakaian pestisidanya)
- Jangan mencampur 2 pestisisida atau lebih dalam satu golongan, sebagai contoh: Piretroid sintetik dengan piretroid sintetik atau karbamat dengan karbamat.Jangan mencampur 2 pestisida atau lebih yang memiliki cara kerja sama, sebagai contoh: Racun pernafasan dengan racun pernafasan, kontak dengan kontak atau sistemik dengan sistemik.
- Apabila ingin mencampur pestisida sebaiknya lakukan pencampuran pestisida yang bersifat kontak dengan pestisida yang bersifat sistemik. Jika ingin mengendalikan penyakit pada suatu tumbuhan dan terpaksa harus mencampur fungisidanya pilih yang bersifat kontak dan yang bersifat sistemik. Fungisida kontak biasanya bersepektrum luas dan biasanya hanya bersifat mencegah/ melindungi atau protektif alasannya yakni fungisida ini multisite inhibitor sedang fungisida sistemik biasanya bersepektrum sempit dan bersifat eradikatif atau mengobati alasannya yakni fungisida ini memiliki cara kerja monosite inhibitor.
- Urutkan mencampur pestisida sesuai dengan formulasinya. Menurut pengalaman kita dalam melaksanakan pencampuran pestisida mulailah dengan pestisida yang berformulasi WDG, WP ataupun yang berbentuk tepung yang lain aduk hingga larut. Yang kedua gres masukkan PPC atau pupuk daun kalau memakai pupuk daun dan aduk dulu hingga campur. Langkah yang ketiga masukkan pestisida yang berformulasi SL, WSC, SC dll kemudian aduk hingga larut. Yang keempat masukkan pestisida yang berformulasi EC dan terakhir gres masukka perekat, perata, penembus dll.
- Perhatian!! Setelah anda mencampur pestisida mirip urutan no 5 diatas ada hal lain yang perlu diperhatikan. Jangan memakai adonan pestisisida yang larutannya menggumpal dan atau mengendap. Berdasarkan pengalaman kita biasanya adonan pestisida yang mengendap atau menggumpal kalau diaplikasi ke tumbuhan akan dapat merusak tumbuhan atau terkadang tidak berfungsi sama sekali.
- Ada tips embel-embel perlu anda ketahui yaitu bahwa pencampuran insektisida golongan piretroid sintetik dengan insektisida golongan organophospat akan meningkatkan efikasinya, ibaratnya 1 + 1 = 3. Tapi jangan mencampur insektisida golongan organophospat dengan golongan karbamat alasannya yakni akan menurunkan efikasinya ( 1 + 1 = 1).
Sumber https://kabartani.com