√ Pengertian Firewall Beserta Fungsinya [Lengkap]
Adakah yang pernah mendengar istilah firewall? Sudah tahu apa artinya? Nah, kali ini kami akan menjelaskan mengenai pengertian firewall. Baca selengkapnya yuk.
Pengertian Firewall
Firewall merupakan sebuah sistem yang berfungsi sebagai pemberi otoritas kepada para pemilik jalan masuk untuk keamanan jaringan kemudian lintas komputer.
Namun secara umum, pengertian firewall juga sanggup diartikan dengan suatu sistem yang berhak untuk mengontrol jalan masuk terhadap jaringan privat dari pihak dalam maupun luar.
Perlindungan firewall sangat dibutuhkan dalam suatu kemudian lintas jaringan mengingat level keamanan pada pengguna jalan masuk jaringan yang rawan dibobol oleh serangan para peretas, pelaku spionase pedan lain sebagainya. Sehingga firewall memiliki fungsi yang sangat esensial.
Adapun fungsi lain dari firewall sebagai sistem yang bertindak sebagai gerbang keamanan antara jaringan komputer internal dengan eksternal.
Saat ini, kata firewall lebih merujuk kepada istilah generik yang berarti sebagai sistem pengatur komunikasi antar dua jaringan.
Fungsi Firewall
Sebelum membahas lebih lanjut wacana firewall, ada baiknya jika kita simak terlebih dulu apa saja atribut terpenting yang ada dalam firewall dibawah ini.
- Semua kemudian lintas jaringan komunikasi harus melalui firewall
- Lalu lintas resmi hanya diperbolehkan oleh firewall
- Memiliki kemampuan untuk menangkal serangan para peretas dari internet
Firewall berperan sebagai pengontrol dan pengawas arus paket data yang mengalir di jaringan. Selain itu firewall juga mempunyai kiprah yaitu mengatur, memfilter dan mengontrol kemudian lintas data yang diizinkan untuk mengakses jaringan privat yang dilindungi.
Berikut ini beberapa kriteria yang dilakukan firewall dalam menyeleksi paket data yang dianggap lolos, antara lain :
- IP Address komputer sumber
- Port TCP/UDP dari sumber
- IP Address komputer tujuan.
- Data port TCP/UDP pada komputer tujuan
- Informasi header dalam paket data
Selanjutnya firewall akan melaksanakan autentifikasi terhadap jalan masuk pengguna ke dalam jaringan. Proxy firewall sanggup menyidik lebih dari sekedar header pada paket data sehingga bisa mendeteksi protokol aplikasi secara spesifik.
1. Menjaga Informasi Rahasia
Informasi diam-diam dan berharga pastinya harus dijaga dengan sebaik mungkin. Oleh sebab itu, firewall akan tetap menjaga setiap isu diam-diam yang ada, serta beberapa file berharga lainnya, sehingga isu dan file tersebut tidak akan bocor tanpa izin dari pemilik aksesnya
Contoh, File Transfer Protocol merupakan kemudian lintas jaringan pada komputer yang dikendalikan oleh firewall. Kemudian firewall akan mencegah pengguna lain yang belum mempunyai jalan masuk untuk tidak memasuki jaringan tersebut.
2. Mencegah Lalu Lintas Tertentu untuk Mengarah ke Subnet Jaringan
Pencegahan ini dilakukan semoga pengguna tidak bisa melaksanakan membuatkan file bahkan bermain-main di dalam sistem jaringan. Jenis aplikasi ini banyak dipakai banyak sekali sektor, terutama korporasi.
3. Memodifikasi Paket Data
Proses ini disebut juga dengan Network Address Translation atau disingkat dengan NAT. Network Address Translation akan membantu para pengguna lain ber-IP address publik semoga sanggup mengakses Internet dalam suatu jaringan
4. Mencegah Modifikasi Data yang Tidak Sah
Kebenaran data ibarat laporan keuangan dan profit dalam suatu bisnis akan sangat penting bagi setiap perkembangan perusahaan. Jika isu tersebut diubah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab maka hal ini akan mengakibatkan kerugian besar bagi perusahaan.
Oleh sebab itu, firewall akan mencegah modifikasi data yang tidak sah untuk mengantisipasi pengubahan nilai atau isu di dalamnya. Sehingga perusahaan tidak akan khawatir kembali kalau data dirubah oleh pihak lain.
Cara Kerja Firewall
Pada hakikatnya, komputer mempunyai ribuan port yang sanggup diakses untuk memenuhi kebutuhan para penggunanya.
Cara kerja firewall dimulai dari menutup port komputer terlebih dahulu. Namun, hal ini hanya berlaku pada beberapa port tertentu, sementara lainnya dibiarkan masih tetap terbuka.
Firewall berperan sebagai garis pertahanan paling depan dalam menangani pencegahan semua jenis h4ck1ng pada jaringan.
Umumnya setiap h4ck3r akan mencoba mencari kelemahan dalam suatu jaringan dengan mencari beberapa port yang masih dibiarkan terbuka aksesnya.
Software dan hardware firewall akan berdampak pada perrlindungan yang lebih maksimal kalau keduanya digabungkan.
Selain membatasi jalan masuk pengguna, firewall memungkinkan jalan masuk remote menuju jaringan privat melalui secure authentication certificates login atau dalam bahasa indonesia disebut dengan akta keamanan otentifikasi dan login
Teknologi firewall sekarang telah semakin canggih. Firewall sudah sanggup menyaring data dengan mengidentifikasi pesan dari konten itu sendiri.
Lain halnya dengan firewall terdahulu yang hanya sanggup menyaring kemudian lintas jaringan dengan memakai alamat IP, protokol dan nomor port saja.
Sumber aciknadzirah.blogspot.com