Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Gejala Datangnya Dajal

Konten [Tampil]

“Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis hewan melata dari bumi yang akan menyampaikan kepada mereka bahwa sebenarnya insan dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (An-Naml: 82)
Dajal berasal dari kata Dajala yang artinya tertutup oleh sesuatu, pembohong, penipu. Sehingga kata Dajala tsb sanggup ditafsirkan kedalam beberapa pegertian ihwal sifat manusia, sebagai berikut :


  • Orang yang tertutup mata hatinya dari kebenaran, atau mereka yang menghilangkan kebenaran
  • Apabila “Dajal” ditafsirkan sebagai manusia, maka yang paling pantas menyandangnya yaitu Ahli kitab (Yahudi dan Nasrani).
Sebagaimana diketahui bahwa obsesi kaum Yahudi untuk menguasai empat penjuru bumi: Utara, Selatan, Timur dan Barat, lambang angka 13 = 1+3 = 4 dan merindukan tanah yang dijanjikan – Ezrat Yisrail atau Zion – telah berlangsung ratusan tahun yang telah direncanakan dengan rapi melalui banyak sekali gerakan dan idiologi, menyerupai iluminasi (penerangan) dan freemason (free = bebas, mason = anutan kebatinan, shg freemason = anutan kebatinan bebas atau penyembah setan). Gerakan ini mencoba menciptakan tafsiran-tafsiran rasional dan kontroversial untuk melemahkan orang-orang yang beriman.
Menurutnya, Setan bukanlah mahluk yang hina, melainkan kekuatan yang melambangkan kejujuran, keberanian dan kebebasan. Ajaran ini ditanamkan kepada para anggota iluminasi bahwa paham Satanism merupakan bentuk evolusi kemanusiaan.
Setan yaitu roh/simbol roh (devil, spirit dan demon) yang diiringi anak buahnya diturunkan ke bumi untuk meyempurnakan misi evakuasi insan (the fallen angel and the savoir) memiliki misi yang mulia, yaitu mengangkat insan untuk hidup di bumi dengan sejahtera.
Gerakan Zionisme dajal tidak hanya menguasai perekonomian dan moneter dunia, namun juga menguasai teknologi dan jaringan spionase global. Mereka “menyusup” ke dalam bid. agama, budbahasa dan budaya.Mereka memanfaatkan celah-celah dogmatis yang bisa ditafsirkan sedemikian rupa, serta menciptakan penafsiran Al-kitab sesuai keinginannya.
Begitu rapinya organisasi ini, baik dalam bentuk maupun kecerdasan yang tinggi dalam menyiasati gerak kehidupan manusia. Tujuan iluminasi yaitu mendirikan suatu pemerintah yang secara tersembunyi bisa mengatur dunia baru. Mereka tidak perlu menguasai jabatan negara secara formal, tetapi bisa “mencuci otak” (brainwashed) para pengambil keputusan semoga melaksanakan rencana-rencana mereka.
Doktrin iluminasi ialah menyebabkan insan sebagai yang kuasa dengan kekuatan Setan Lucifer. Manusia harus bebas dan boleh melaksanakan apa saja. Ia harus gigih berjuang melawan agama-agama yang ada. Itulah sebabnya, mereka membentuk satu idiologi yang sangat kental, sebuah keyakinan yang harus dihayati dan dijadikan bentuk credo keyakinan dikalangan anggotanya.
Adakah negara yang kita cintai ini sudah terselubungi oleh selimut tipis dajal yang begitu halusnya, sehingga untuk keluar dari krisis yang berkepanjangan inipun bertumpu padu pada sumbangan IMF, Bank Dunia, dll..Wallahua’lam….
“Orang-orang Yahudi dan Katolik tidak pernah akan bahagia kepada kau sampai kau mengikuti agama mereka. Katakanlah, sebenarnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar). Dan sebenarnya kalau mengikuti kemauan mereka sesudah pengetahuan tiba kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindungi dan penolong bagimu.” (Al-Baqarah:120)
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
***
Dari Sahabat

Sumber http://mtsmafaljpr.blogspot.com