√ Cara Menghilangkan Zat Tanin Pada Sabut Kelapa
Kabartani.com – Sabut kelapa aneka macam dimanfaatkan sebagai media tanam, pupuk organik padat/cair dan MOL. Sayangnya, belum banyak yang mengetahui bahwa dalam sabut kelapa terkandung zat Tanin.
Zat Tanin yang terkandung di dalam sabut kelapa justru sanggup menghambat pertumbuhan tanaman, sehingga tak jarang teman tani dibentuk heran mengapa tumbuhan yang ia tanam memakai sabut kelapa menjadi kerdil, bahkan mati sedangkan yang tumbuh alami dibatang pohon tampak subur.
Selain zat tanin, pada sabut kelapa ada beberapa zat lain yang terkandung antara lain selulosa, lignin, pyroligneous acid, gas, arang, ter, dan potasium (Rindengan et al., 1995).
Simak juga Cara Membuat Pupuk KCL Organik Dari Sabut Kelapa
Oleh lantaran itu, sebelum mengolah sabut kelapa sebagai media tanam maupun pupuk organik, sebaiknya hilangkan dahulu kandungan zat tanin tersebut. Bagaimnaa caranya? mari kita bahas.
Untuk menghilangkan atau mengurangi tanin pada sabut kelapa cukup sederhana, berikut cara yang sanggup teman tani praktekan. Untuk mempermudah proses menghilangkan kandungan tanin pada sabut kelapa sebaiknya pilih sabut dari kelapa yang bau tanah semoga lebih tahan terhadap pelapukan.
Cara Pertama:
- Masukkan cocopeat kedalam karung, kemudian masukkan sabut kedalam karung dan ikat ujungnya hingga cocopeat tidak terlalu padat.
- Rendamlah karung cocopeat di dalam air mengalir, tidak perlu mengalir deras, cukup atur pemikiran air menetes hingga mengalir pelan selama beberapa hari.
- Sering-seringlah menekan atau membalik karung tersebut sehingga air di dalam karung berganti dengan air bersih.
- Apabila air sudah titak berwara merah lagi (jernih), angkat cocopeat dan jemur di terik matahari. Setelah kering cocopeat siap digunakan.
Cara Kedua: Memanfaatkan Fungisida
- Potong sabut kelapa menjadi bab kecil-kecil.
- Setelah di potong, masukan kedalam wadah apapun yang sanggup dipakai untuk merebus.
- Tambahkan air dan rebus sabut kelapa selama 2-3 jam, buang air yang berwarna kemerahan, rendam lagi sabut kelapa kedalam air higienis dan beri sedikit fungisida
- Kemudian keringkan.
Cara Ketiga: Memanfaatkan Tawas
- Sabut kelapa yang sudah dipotong-potong, kemudian direndam dalam air yang dicampuri tawas dengan perbandingan 1 sendok tawas/20 liter air.
- Kemudian diamkan selama 1 hari, selanjutnya pisahkan sabut dan larutan air tawas.
- Rendam kembali sabut kelapa kedalam air higienis dan lakukan pengulangan beberapa kali hingga air rendaman sudah tidak begitu merah lagi biasanya memerlukan waktu 2-3 hari.
- Kemudian keringkan atau sanggup eksklusif di gunakan sebagai media tanam.
Jika anda tidak mempunyai waktu untuk melaksanakan proses untuk menghilangkan atau mengurangi kandungan tanin pada sabut kelapa, maka anda sanggup memakai sabut kelapa yang sudah usang (bukan yang gres di kupas) lantaran sabut kelapa yang sudah usang dikupas akan berkurang kandungan taninnya secara alami akhir siraman hujan dan sebagainya.
Namun tentu saja penggunaan sabut kelapa ini lebih pendek umurnya alasannya akan lebih cepat lapuk. Umumnya ketahanan media sabut kelapa tanpa pengolahan yang baik termasuk pertolongan pengawet atau fungisida hanya sanggup bertahan 5-6 bulan saja.
Simak juga Mengubah Sabut Kelapa Menjadi Pot Tanaman yang Cantik
Demikian informasin bagaimana Cara Menghilangkan Zat Tanin Pada Sabut Kelapa. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan teman tani sekalian. Salam Bertani!
Sumber https://kabartani.com