Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Pengendalian Penyakit Bulai Jagung (Downy Mildew)

Konten [Tampil]

Kabartani.com – Bagaimana cara Pengendalian Penyakit Bulai Jagung (Downy Mildew)? mari kita bahas, namun sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya anda harus tahu apa itu penyakit bulai?





Penyakit bulai merupakan penyakit utaman budidaya jagung. Penyakit bulai pada jagung disebabkan oleh jamur Peronosclerospora maydis. Penyakit ini menyerang tumbuhan jagung khususnya varietas rentan hama penyakit serta ketika umur tumbuhan jagung masih muda (antara 1-2 ahad sehabis tanam).





Simak juga Pengendalian Busuk Tongkol Pada Tanaman Jagung





Kehilangan hasil produksi akhir penularan penyakit bulai sanggup mencapai 100%. Jamur ini umumnya menyerang tumbuhan jagung di pulau Jawa menyerupai Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta.





Gelaja apa yang ditimbulkan oleh penyakit Bulai?





Penyakit bulai mengakibatkan tanda-tanda sistemik gejalanya meluas ke seluruh cuilan tumbuhan jagung serta menjadikan tanda-tanda lokal (setempat). Gejala sistemik terjadi bila bisul cendawan mencapai titik tumbuh sehingga semua daun akan terinfeksi.





 sebaiknya anda harus tahu apa itu penyakit bulai √ Pengendalian Penyakit Bulai Jagung (Downy Mildew)




Gejala penyakit bulai adanya warna khlorotik memanjang sejajar tulang daun dengan batas terlihat terang antara daun sehat. Bagian daun permukaan atas maupun bawah terdapat warna putih menyerupai tepung, sangat terang di pagi hari, pertumbuhan tumbuhan jagung akan terhambat, termasuk pembentukan tongkol buah, bahkan tongkol tidak terbentuk, daun-daun menggulung serta terpuntir, bunga jantan bermetamorfosis massa daun yang berlebihan.





Bila bisul terjadi pada tumbuhan sangat muda, biasanya tumbuhan tidak membentuk buah. Namun jikalau serangan terjadi pada tumbuhan yang lebih tua, tumbuhan masih sanggup tumbuh dan berbuah, tapi buah yang terbentuk sering memiliki tangkai yang panjang, dengan klobot yang tidak menutup pada ujungnya dan hanya membentuk sedikit biji.





Pengendalian





  • Menanam varietas tahan penyakit bulai, seperti Sukmaraga, Lagaligo, Srikandi K-1, Lamuru, Gumarang, Bima-3,
  • Melakukan periode waktu bebas tumbuhan jagung minimal dua ahad hingga satu bulan,
  • Penanaman jagung secara serempak,
  • Pemusnahan seluruh cuilan tumbuhan hingga ke akarnya (Eradikasi tanaman) pada tumbuhan terjangkit penyakit bulai.
  • Penggunaan fungisida metalaksil ketika perlakuan benih dengan takaran 2 gram (0,7 g materi aktif)//Kg benih.
  • Melakukan perlindungan pertanaman jagung di kawasan endemik bulai dengan penyemprotan fungisida yang mengandung zat pengatur tumbuh (ZPT) berbahan aktif trifloksistrobin 25% dan tebukonazol 50% atau azoksitrobin dan difekonazol, pada tumbuhan berumur 14 HST dan 21 HST.




Simak juga Cara Mencegah Dan Mengobati Penyakit Bulai Pada Jagung





Demikian isu bagaimana Pengendalian Penyakit Bulai (Downy Mildew) Pada Tanaman Jagung. Semoga isu ini bermanfaat bagi teman tani sekalian.



Sumber https://kabartani.com