Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Menciptakan Mangga Unggul Dengan Metode Top Working

Konten [Tampil]

Kabartani.com – Kali ini Kabartani akan membuatkan informasi bagaimana Membuat Mangga Unggul Dengan Metode Top Working. Apa itu metode Top Working? bagaimana cara membuatnya? simak informasinya berikut ini.


Pembiakan dan perbanyakan tumbuhan mangga dapat dengan banyak sekali macam cara, salah satunya yaitu teknik top working. Pembiakan dengan cara ini lebih banyak dipakai alasannya ialah mempunyai keunggulan yaitu, produk yang dihasilkan mempunyai sifat yang menyerupai dengan induknya.


Top working merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif buatan untuk tumbuhan mangga. Grafting atau top working ialah seni menyambungkan 2 jaringan tumbuhan hidup sedemikian rupa sehingga keduanya bergabung dan tumbuh serta berkembang sebagai satu tumbuhan gabungan.


Teknik apapun yang memenuhi kriteria ini sanggup digolongkan sebagai metode top working. Tanaman bab atas disebut entris atau batang atas (scion), sedangkan tumbuhan batang bawah disebut understam atau batang bawah (rootstock).


Batang atas berupa potongan pucuk tumbuhan yang terdiri atas beberapa tunas dorman yang akan bermetamorfosis tajuk, sedang batang bawah akan bermetamorfosis sistem perakaran.


Kegunaan dilakukannya teknik penyambungan top working antara lain:



  • Menghasikan sifat-sifat klon yang tidak sanggup dilakukan dengan cara stek atau mencangkok,

  • Untuk memperbaiki jenis-jenis tanaman,

  • Untuk mempercepat berbuahnya dari bibit yang diseleksi, memperbaiki bagian-bagian pohon yang rusak,

  • Mendapat laba dari sifat batang bawah tertentu, menyerupai perakaran kuat, toleran terhadap lingkungan tertentu,

  • Mempercepat kematangan reproduktif dan produksi buah lebih awal,

  • Mempercepat pertumbuhan tumbuhan dan mengurangi waktu produksi,

  • Mendapatkan bentuk pertumbuhan tumbuhan khusus dan memperbaiki kerusakan pada tanaman.


Salah satu cara untuk memperbaiki sifat-sifat yang dimiliki tumbuhan mangga untuk menghasilkan buah yang baik dan bermutu dengan Teknologi Top Working yakni meremajakan pohon dengan memotong batang pohon utama sampai tersisa setinggi 1 meter di animo penghujan.


Prinsip Top Working memadukan batang bawah cerdik balig cukup akal dengan batang atas dimana 1. Diameter batang bawah 5 – 30 cm dengan batang atas bibit muda 0,5 – 10 cm 2. Sebelum dipotong, batang bawah dipupuk dengan urea 2 kg/pohon 3. Penyambungan dilakukan pada awal animo kemarau.


 Kali ini Kabartani akan membuatkan informasi bagaimana Membuat Mangga Unggul Dengan Metode T √ Membuat Mangga Unggul Dengan Metode Top Working


Teknologi top working sanggup mengganti varietas unggul yang lebih diminati konsumen dalam waktu yang singkat, tanpa perlu membongkar tumbuhan yang sudah ada.


Teknologi top working diterapkan untuk tumbuhan yang tidak produktif, varietas kurang bagus, tumbuhan telah tua. Sering diserang penyakit. Keuntungan dari top working yaitu dalam 2 tahun semenjak sambung tumbuhan sudah berbuah.


Simak juga Cara Membuat Tanaman Mangga Agar Mau Berbuah Di Luar Musim


Tahapan Top Working:


1. Penyiapan batang bawah

a. Pohon dipupuk urea 1 kg/ph pada bulan maret,

b. Batang bawah dipilh yang berdiameter ±15 cm,

c. Pohon terlalu tuatidak dikehendaki tidak respon pupuk


2. Penyiapan Batang Atas/Entris

a. Entris diambil dari pohon induk yang sehat,

b. Pohon induk sumber entries dipupuk NPK 3 kg/ph,

c. Entris diambil dari pucuk yang daunnya telah berkembang,

d. Entris cukup renta berdiameter 1,5 – 20 cm, ruas pendek,

e. Panjang entries 10 – 15 cm, seluruh daun dibuang.


3. Teknik Penyambungan, teknik penyambungan memakai Sambung Tunas (Shoot Grafting)

a. Pohon mangga dipotong setinggi 1 m,

b. Bekas potongan ditutup paraffin,

c. 3 ahad sehabis pemotongan tunas primer tumbuh,

d. Cabang primer disisakan 3, lainnya dibuang,

e. Cabang berumur 2 bulan dipotong 20 25 cm, dibelah sedalam 3 – 5 cm.


4. Pemeliharaan Pasca Top Working

a. Entris dipotong 10-15 cm, kedua sisi disayat, runcing “V”,

b. Entris disisipkan kedalam celah cabang primer batang bawah,

c. Sambungan diikat dengan plastic es dari bawah ke atas,

d. Sisa tali disungkupkan ke ujung entries,

e. 21 hari sehabis penyambungan entries tumbuh, sungkup dibuka,

f. Seleksi tunas primer : disisakan 3-5 tunas yang tumbuh tegak dan terpencar,

g. Membuang tunas liar : diluar tunas yang disambung / okulasi , semua tunas yang tumbuh segera dibuang secara periodic.


5. Pengendalian hama/penyakit utama:

a. Hama penggerek batang : monokrothopos 1,5 cc/L,

b. Kumbang badak/penggerek daun, dengan ditangkap,

c. Kepik penghisap : insektisida lambung, ditangkap,

d. Penyakit antraknose : fungisida Carbendazim,

e. Pemangkasan frame : contoh 1 x 3 x 3 x 3 = 27 cabang.


Demikian informasi mengenai bagaimana cara Membuat Mangga Unggul Dengan Metode Top Working. Semoga informasi ini bermanfaat bagi teman tani sekalian. Jangan sungkan untuk membagikan informasi ini. Terima kasih.


Simak juga Cara Mengombinasikan Beberapa Varietas Mangga Dalam Satu Pohon Dengan Sambung Pucuk (Cleft Grafting)


Sumber: Ratnawati, 2013, “Teknologi Top Working pada Tanaman Mangga”, ebook.



Sumber https://kabartani.com