Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Demam Isu Rekayasa Buah Tanpa Biji

Konten [Tampil]

Kabartani.com – Tren gres dalam budidaya buah-buahan yakni menghasilkan buah tanpa biji (seedless), terutama untuk buah yang harganya mahal menyerupai anggur, jeruk, dan durian. Selain meningkatkan daya tarik konsumen, harga buah tanpa biji juga lebih mahal.


Secara alami, biji bekerjsama dibutuhkan tumbuhan untuk berkembang biak, terutama bagi tumbuhan yang tidak sanggup diperbanyak secara vegetatif. Biji biasanya terlindung di dalam buah. Biji merupakan sumber hormon (auksin) yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan buah.


Namun, pada beberapa jenis buah-buahan, biji terkadang mengganggu dan tidak diinginkan sebab merepotkan pada dikala buah dikonsumsi. Di alam, buah tanpa biji sudah ada, tetapi terbatas jenisnya, menyerupai pisang.


Para petani buah sudah usang memikirkan dan mencari cara untuk menghilangkan biji pada beberapa buah-buahan. Hasilnya, kini

tersedia beberapa buah-buahan tanpa biji, menyerupai anggur, semangka, dan melon.


buahan yakni menghasilkan buah tanpa biji  √ Trend Rekayasa Buah Tanpa Biji
Semangka tanpa biji – kabartani.com


Para petani berhasil membuat buah tanpa biji melalui persilangan ataupun aplikasi zat pengatur tumbuh (ZPT). Persilangan antara tumbuhan diploid (2n) dan tetraploid (4n) menghasilkan tumbuhan triploid (3n) yang biasanya tanpa biji.


Cara lain yakni melalui aplikasi ZPT (auksin atau giberelin)

pada kuncup bunga. Fungsi ZPT di sini yakni sebagai pengganti biji dalam memenuhi kebutuhan auksin pada proses pembentukan buah, sehingga bunga sanggup berubah menjadi buah tanpa adanya biji.


Namun, cara ini kurang mudah dan tidak permanen sifatnya, sebab hanya kuncup bunga yang disemprot auksin saja yang akan menghasilkan buah tanpa biji.


Cara ini juga memerlukan tenaga dan biaya yang mahal apabila diterapkan pada areal yang luas. Teknik persilangan lebih mudah dan permanen bila telah berhasil memperoleh tumbuhan triploid. Namun kendalanya sulit memperoleh induk tetraploidnya.


Rekayasa buah tanpa biji secara modern sanggup dilakukan melalui

teknik kultur in vitro (kultur jaringan) dan rekayasa genetik. Teknik kultur jaringan sekarang mulai banyak dicoba para peneliti untuk menghasilkan tumbuhan triploid melalui kultur endosperm. Rekayasa genetik buah tanpa biji dilakukan dengan cara menyisipkan gen partenokarpi ke dalam kromosom tumbuhan target.


Salah satu pola gen partenokarpi yakni DefH9-iaaM. Gen ini

dihasilkan oleh Dr. Rotino dan kawan-kawan dari Pusat Penelitian

Sayuran di Montanazo, Milan-Italia. Gen ini diisolasi dari basil Pseudomonas dan sanggup mengekspresikan senyawa prekursor IAA

(auksin) pada awal pembungaan di serpihan bakal biji (ovul) dan plasenta.


Senyawa ini sanggup menggantikan tugas biji pada proses pembentukan buah, sehingga tumbuhan sanggup menghasilkan buah tanpa biji. Gen ini sudah berhasil dicoba pada tumbuhan tembakau, terung, tomat, melon, dan rasberi.


buahan yakni menghasilkan buah tanpa biji  √ Trend Rekayasa Buah Tanpa Biji
Tomat tanpa biji – kabartani.com


Di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB Biogen), gen ini sudah berhasil diaplikasikan pada tumbuhan tomat. Beberapa galur unggul tomat transgenik telah dihasilkan dan menunjukkan huruf partenokarpi, yaitu berbiji sedikit atau tanpa biji (Saptowo J. Pardal).


Simak juga Cara Sederhana Membuat Semangka Tanpa Biji



Sumber https://kabartani.com