√ 5 Jenis Ikan Teri Banyak Sekali Ukuran Yang Ada Di Dunia
Ikan teri yang biasa kita makan termasuk jenis ikan maritim berukuran kecil. Meskipun sering dijadikan masakan berupa teri kering atau sejenisnya nyatanya ikan ini termasuk jenis ikan berminyak. Ikan teri banyak ditemukan di perairan maritim dangkal atau di bersahabat pantai.
Mereka termasuk ikan dari keluarga Engraulidae dengan ukuran mulai dari 2 cm hingga 40 cm sesuai spesiesnya. Meskipun berukuran kecil ikan teri mengandung gizi yang baik bagi badan kareanya banyak yang mengolah ikan ini sebagai materi makanan.
Jenis Ikan Teri
Jenis ikan teri mengandung natrium, kalium, Vitamin A, Vitamin B, Vitamin B12, Vitamin B6 zat Besi, Magnesium, dan Kalsium. Benar-benar ikan bergizi yang menyehatkan. Sebagai ikan berminya teri juga mengandung lemak jenuh. Berikut ini beberapa jenis ikan teri yang banyak diperdagangkan dan dikonsumsi di dunia.
1. Teri Argentina

Engraulis anchoita atau teri Argentina banyak ditemukan di perairan Brazil, Uruguay, dan tentunya Argentina. Mereka sanggup tumbuh hingga berukuran 17 hingga 22 cm. Makanan utamanya yakni zooplanktivor bahkan terkadang telur mereka sendiri.
Masa kawin mereka terjadi di bulan Oktober atau November di bersahabat pantai. Sedangkan masa kawin ketika berada di jauh dari lepas pantai terjadi pada bulan May atau Juni.
2. Teri Australia

Engraulis australis atau teri Australia banyak ditemukan di perairan Australian bab tenggara dan sekitaran Selandia Baru.
3. Teri Afrika Selatan

Engraulis capensis menyerupai namanya mereka banyak tersebar di tempat Tenggara Samudra Atlantik bersahabat dengan Namibia dan Afrika Selatan.
4. Teri Eropa

Spesies Engraulis encrasicolus yakni nama ilmiah dari teri Eropa. Mereka merupakan kerabat ikan herring dan juga banyak dijadikan materi kuliner binatang ternak. Banyak di temukan di perairan Eropa dan Afrika, termasuk Laut Mediteranian, Laut Hitam, dan Azov.
Sering ditangkap oleh insan berhubung jumlahnya yang melimpah di lautan. Jenis ini gampang dikenali dari fisiknya. Bagian muncongnya runcing dengan ekor bercabang menyerupai garpu dan sirip punggung tunggal.
Tubuhnya silinder sekaligus ramping dengan berat rata-rata 49 gram. Bagian perutnya berwarna perak dan punggungnya berwarna biru, hijau, atau keabuan. Terdapat dua garis memanjang di sisi badan mereka yang akan memudar sesuai bertambahnya usia.
5. Teri Jepang

Jenis Engraulis japonicus merupakan nama ilmiah dari teri Jepang. Teri ini mempunyai ukuran yang tidak jauh berbeda dengan kebanyakan teri yang sering diperdagangkan atau dikonsumsi di Indonesia.
Tersebar di perairan Samudra Pasifik bab selatan, mulai dari Okhotsk hingga ke maritim Jepang, maritim kuning, dan Laut Cina bab timur. Usia hidup mereka sekitar 2 – 3 tahun. Saat ekspresi dominan kawin mereka akan bertelur di tempat Taiwan hingga Sakhalin bab selatan.
6. Teri California

Spesies teri california atau yang nama ilmiahnya Engraulis mordax banyak ditemukan di samudra pasifik terutama sekitaran Mexico hingga Inggris. Bisa ditemukan di lepas pantai sekitar 30 km dari bibir pantai.
7. Teri Peru

Engraulis ringens atau ikan teri Peru yang banyak ditemukan di Samudra Pasifik bab tenggara. Teri jenis ini merupakan spesies ikan paling melimpah di dunia. Tiap tahunnya teri ini sanggup dipanen mulai dari 4,2 hingga 8,3 juta ton. Hasil tangkapannya banyak dipakai sebagi materi dasar tepung ikan.
Di lautan Peru dan Chili ikan ini sanggup ditemukan dalam jarak 50 mil dari bibir pantai. Usia hidup mereka sekitar 3 tahun dengan badan berukuran maksimal 20 cm. Makanan utama mereka yakni makro zooplankton.
Itulah beberapa jenis teri yang ada di dunia. Beberapa spesies teri mungkin berukuran lebih besar daripada teri yang biasa kita makan, tapi mereka masih termasuk keluarga teri loh.
Sumber aciknadzirah.blogspot.com