Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Penambahan S/Es Pada Mulut Sentence Dan Noun

Konten [Tampil]
























































Share this

[Sassy_Social_Share]











Penambahan S/ES Pada Verbal Sentence dan Noun






 Sekarang kita akan mempelajari penambahan  √ Penambahan S/ES Pada Verbal Sentence dan Noun





Penjelasan Penambahan S/ES Pada Verbal Sentence dan Noun – Sekarang kita akan mempelajari penambahan ‘s/es’ pada lisan sentence dan noun. Disini kita akan membahasnya tolong-menolong dan saya menjamin kau akan memahaminya dengan sangat gampang alasannya dilengkapi dengan ilustrasi-ilustrasi.







style="display:block; text-align:center;"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-format="fluid"
data-ad-client="ca-pub-3188398500893977"
data-ad-slot="1009849718">












Tambahan 'S/ES' Pada Verbal Sentence












Tambahan 'S'





1 Dalam Bahasa Inggris ada sebuah hukum untuk orang ketiga. Orang ketiga ialah she, he ,it.

Aturannya ialah dengan menambahkan aksara s/es sesudah verb.






2 Akan saya ulangi rumus UMUM dari lisan sentence ialah :







 Sekarang kita akan mempelajari penambahan  √ Penambahan S/ES Pada Verbal Sentence dan Noun





3 Untuk orang ketiga rumusnya ialah ibarat ini :







 Sekarang kita akan mempelajari penambahan  √ Penambahan S/ES Pada Verbal Sentence dan Noun





4 Untuk memudahkan kau memahaminya kini lihat gambaran di bawah ini. Sebagai contoh, kita ambil kata ‘I eat rice’ yang artinya ‘aku makan nasi’ .







 Sekarang kita akan mempelajari penambahan  √ Penambahan S/ES Pada Verbal Sentence dan Noun








Keterangan:



She, he, it ialah orang ketiga. Jika Subject-nya ialah orang ketiga maka diakhir verb harus menambahkan aksara 's'. Maka ialah salah jikalau tanpa 's' ibarat 'She eat rice'.














Tambahan 'ES'





Kamu luar biasa, kini kamus sudah bisa memahami penambahan aksara ‘S’ pada akhiran verb untuk orang ketiga. Kini kita akan mempelajari penambahan huruf ‘ES’ pada akhiran verb untuk orang ketgia. 







style="display:block; text-align:center;"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-format="fluid"
data-ad-client="ca-pub-3188398500893977"
data-ad-slot="1009849718">





1 Pada umumnya verb untuk orang ketiga hanya di tambahkan ‘S’. 







Contoh



She eats rice

- Dia makan nasi

She takes a bus everyday

- Dia naik bis setiap hari

He drinks fresh water

- Dia minum air minum








2 Perlu kau ketahui bahwa ada beberapa verb yang berakhiran ch, sh, ss, x, o. Untuk verb yang berakhiran ibarat itu, harus memakai ‘ES’. Contoh:

watch watches

Pass Passes

Finish Finishes

Fix Fixes

Go Goes






3 Untuk verb yang berakhiran ‘Y’ yang didahului aksara mati, maka ‘y’ diganti menjadi ‘i’ dan dan ditambah ‘es’. Contoh:







Study Studies

Fly Flies

Cry Cries





4 Untuk verb yang berakhiran ‘Y’ yang didahului aksara hidup, maka cukup ditambah huruf ‘s’ saja. Contoh:







Pay Pays

Say Says

Buy Buys












Tambahan 'S/ES' Pada Noun












Untuk noun juga perlu menambahkan S/ES di kesudahannya jikalau noun tersebut berbentuk jamak atau lebih dari satu. Untuk hukum sama ibarat aturan-aturan di atas yang sudah kita pelajari. pribadi saja kita lihat beberapa contohnya.







Kelas = Class Classes = kelas-kelas

Apel = Apple Apples = apel-apel

Kotak = Box Boxes = Kotak-kotak





Namun ada beberapa embel-embel atau perbedaan antara penambahan ‘S/ES’ antara verb dan noun.






1 Untuk noun yang berakhiran ‘O’ , maka cukup ditambah aksara ‘S’ di akhirnya. contoh:








Video Videos

Radio Radios

Photo Photos





2 Untuk noun yang berakhiran ‘F’ atau ‘FE’ , maka ‘F’ atau ‘FE’ diubah menjadi ‘VES’. Contoh:








Serigala = Wolf Wolves

Istri = Wife Wives

Betis = Calf Calves










H3ini dia





H4ini dia





H5ini dia





Jika kau selama ini menemukan kegagalan dalam mempelajari bahasa Inggris, bisa jadi kau belum mempelajari bahasa Inggris secara sistematis. Belajar bahasa Inggris yang baik dan benar ialah dengan berguru secara sistematis atau dengan kata lain berguru tanpa lompat-lompat ibarat mulai berguru pribadi dari belahan 2 tanpa mempelajari belahan 1 terlebih dahulu. 

 





























Sumber https://www.wilenglish.com