√ Tupoksi (Tugas Pokok Dan Fungsi), Hak Dan Kewajiban, Serta Kewenangan Kepala Desa
Konten [Tampil]
Apa saja Tupoksi Kepala Desa? Atau lebih tepatnya, apa tugas, fungsi, hak, kewajiban dan kewenangan Kepala Desa terbaru? Temukan jawabannya dalam artikel ini.
Sebagaimana kita ketahui, Kepala Desa berkedudukan sebagai Kepala Pemerintah Desa yang memimpin penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Kepala Desa mempunyai aneka macam kiprah dan kiprah yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya berdasarkan rambu-rambu yang telah diatur secara normatif.
Kepala Desa atau sebutan lain ialah pejabat pemerintah Desa yang mempunyai tugas, fungsi, hak dan kewajiban, serta wewenang untuk menyelenggarakan rumah tangga Desanya dan melaksanakan kiprah dari pemerintah dan pemerintah daerah.
![]() |
| #Tupoksi Kepala Desa sesuai UU No 6 Tahun 2014 dan peraturan-peraturan lainnya |
Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Desa dibantu oleh Perangkat Desa. Lebih lanjut :
Lihat Juga : Tupoksi Perangkat Desa Terbaru
Sebagai Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa (PKPKD), Kepala Desa mempunyai tugas, fungsi, kewajiban, hak dan kewenangan yang sanggup Kami uraikan berikut ini.
KEPALA DESA
Tugas
Kepala Desa bertugas menyelenggarakan Pemerintahan Desa, melaksanakan Pembangunan Desa, pelatihan kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa.
Fungsi-Fungsi
Untuk melaksanakan tugasnya, Kepala Desa mempunyai fungsi-fungsi sebagai berikut:
- menyelenggarakan Pemerintahan Desa, menyerupai tata praja Pemerintahan, penetapan peraturan di desa, pelatihan dilema pertanahan, pelatihan ketentraman dan ketertiban, melaksanakan upaya sumbangan masyarakat, administrasi kependudukan, dan penataan dan pengelolaan wilayah.
- melaksanakan pembangunan, menyerupai pembangunan sarana prasarana perdesaan, dan pembangunan bidang pendidikan, kesehatan.
- pembinaan kemasyarakatan, menyerupai pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat, partisipasi masyarakat, sosial budaya masyarakat, keagamaan, dan ketenagakerjaan.
- pemberdayaan masyarakat, menyerupai kiprah sosialisasi dan motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olahraga, dan karang taruna.
- menjaga korelasi kemitraan dengan forum masyarakat dan forum lainnya
Kewenangan
Dalam melaksanakan tugas, Kepala Desa berwenang:
- memimpin penyelenggaraan Pemerintahan Desa;
- menyelenggarakan administrasi pemerintahan Desa dalam rangka Penyelenggaraan pemerintahan Desa, Pelaksanaan pembangunan Desa, Pembinaan kemasyarakatan; dan Pemberdayaan masyarakat.
- mengangkat dan memberhentikan perangkat Desa;
- memegang kekuasaan pengelolaan Keuangan dan Aset Desa;
- menetapkan kebijakan wacana pengelolaan barang milik desa
- menetapkan Peraturan Desa;
- menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa;
- melakukan tindakan yang menjadikan pengeluaran atas beban APBDes
- menetapkan PPKD (Pelaksana Pengelolaan Keuangan Desa)
- menyetujui DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran), DPPA (Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran), dan DPAL (Dokumen Pelaksanaan Anggaran Lanjutan)
- menyetujui Rencana Anggaran Kas Desa (RAK Desa)
- menyetujui Surat Permintaan Pembayaran (SPP)
- membina kehidupan masyarakat Desa;
- membina ketenteraman dan ketertiban masyarakat Desa;
- membina dan meningkatkan perekonomian Desa serta mengintegrasikannya biar mencapai perekonomian skala produktif untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat Desa;
- mengembangkan sumber pendapatan Desa;
- mengusulkan dan mendapatkan pelimpahan sebagian kekayaan negara guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa;
- mengembangkan kehidupan sosial budaya masyarakat Desa;
- memanfaatkan teknologi sempurna guna;
- mengoordinasikan Pembangunan Desa secara partisipatif;
- mewakili Desa di dalam dan di luar pengadilan atau menunjuk kuasa aturan untuk mewakilinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
- melaksanakan wewenang lain yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Lihat Juga : Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Dusun
Hak
Dalam melaksanakan kiprah , Kepala Desa berhak:
- mengusulkan struktur organisasi dan tata kerja Pemerintah Desa;
- mengajukan rancangan dan memutuskan Peraturan Desa;
- menerima penghasilan tetap (gaji) setiap bulan, tunjangan, dan penerimaan lainnya yang sah, serta mendapat jaminan kesehatan;
- mendapatkan pelindungan aturan atas kebijakan yang dilaksanakan; dan
- memberikan mandat pelaksanaan kiprah dan kewajiban lainnya kepada perangkat Desa.
- Menerima bimbingan dan pelatihan dalam rangka pelaksanaan tugasnya
Kewajiban
Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Desa berkewajiban:
- memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika;
- meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa;
- memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat Desa;
- menaati dan menegakkan peraturan perundang- undangan;
- melaksanakan kehidupan demokrasi dan berkeadilan gender;
- melaksanakan prinsip tata Pemerintahan Desa yang akuntabel, transparan, profesional, efektif dan efisien, bersih, serta bebas dari kolusi, korupsi, dan nepotisme;
- menjalin kolaborasi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Desa;
- menyelenggarakan manajemen Pemerintahan Desa yang baik;
- mengelola Keuangan dan Aset Desa;
- melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Desa;
- menyelesaikan perselisihan masyarakat di Desa;
- mengembangkan perekonomian masyarakat Desa;
- membina dan melestarikan nilai sosial budaya masyarakat Desa;
- memberdayakan masyarakat dan forum kemasyarakatan di Desa;
- mengembangkan potensi sumber daya alam dan melestarikan lingkungan hidup; dan
- memberikan isu kepada masyarakat Desa.
Selain itu, Dalam melaksanakan tugas, kewenangan, hak, dan kewajiban tersebut, Kepala Desa wajib:
- menyampaikan laporan penyelenggaraan Pemerintahan Desa setiap tamat tahun anggaran kepada Bupati/Walikota;
- menyampaikan laporan penyelenggaraan Pemerintahan Desa pada tamat masa jabatan kepada Bupati/Walikota;
- memberikan laporan keterangan penyelenggaraan pemerintahan secara tertulis kepada Badan Permusyawaratan Desa setiap tamat tahun anggaran; dan
- memberikan dan/atau mengembangkan isu penyelenggaraan pemerintahan secara tertulis kepada masyarakat Desa setiap tamat tahun anggaran.
Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Desa bertanggungjawab memimpin dan mengoordinasikan bawahannya masing-masing dan memperlihatkan bimbingan serta petunjuk-petunjuk bagi pelaksanaan kiprah bawahan.
Tambahan
Selain berdasarkan UU, PP dan Permendagri tersebut, tugas, fungsi, hak dan kewajiban serta kewenangan Kepala Desa dapat ditambahkan atau diadaptasi dengan Peraturan Daerah/Peraturan Bupati dan Peraturan Desa sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan di atasnya.
Referensi
Penjabaran Tupoksi Kepala Desa tersebut diolah dari:
- UU No 6 Tahun 2014 wacana Desa
- PP Nomor 43 Tahun 2014 wacana Peraturan Pelaksanaan Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 wacana Desa
- PP Nomor 47 Tahun 2015 wacana Perubahan Atas PP Nomor 43 Tahun 2014 wacana Peraturan Pelaksanaan Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 wacana Desa
- PP Nomor 11 Tahun 2019 wacana Perubahan Kedua Atas PP Nomor 43 Tahun 2014 wacana Peraturan Pelaksanaan Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 wacana Desa
- Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 wacana Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa
- Permendagri Nomor 84 Tahun 2015 wacana Struktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa
- Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 wacana Perubahan atas Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 wacana Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa
- Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 wacana Pengelolaan Keuangan Desa
Demikian review mengenai tugas, fungsi, hak, kewajiban, dan kewenangan Kepala Desa sesuai regulasi yang berlaku. Untuk tugas, hak dan kewajiban, serta kewenangan BPD akan Kami ulas dalam postingan berikutnya. Semoga bermanfaat buat Sobat Desa.
Penulis : La Ode Muhamad Fiil Mudawat (Admin 1 Blog format-administrasi-desa.blogspot.com)
Editor : Ali Asytar
