Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Kalimat Persetujuan, Penyanggahan Dan Penolakan – Pengertian, Ciri Dan Contohnya

Konten [Tampil]

Pada kesempatan yang telah lalu, kita telah mengetahui jenis-jenis kalimat dalam bahasa Indonesia yang ditinjau dari aneka macam sisi. Pada kesempatan kali ini, kita akan mengulas wacana beberapa jenis kalimat secara pragmatik atau sesuai keperluan yang kerap dipakai untuk menanggapi isi pembicaraan dalam suatu diskusi yaitu kalimat persetujuan, kalimat penyanggahan, dan kalimat penolakan.





Pengertian





a. Kalimat persetujuan





Kalimat persetujuan ialah kalimat yang menyatakan persetujuan atau ketidaksetujuan. Umumnya, kalimat persetujuan diucapkan dalam pembicaraan atau percakapan di sebuah diskusi. Kalimat persetujuan ditujukan untuk menyatakan pendapat yang berupa persetujuan dalam diskusi untuk menemukan solusi.





b. Kalimat penyanggahan





Kalimat penyanggahan ialah kalimat yang menyatakan penyanggahan. Kalimat penyanggahan umumnya befungsi untuk menyatakan sanggahan terhadap pendapat orang lain yang tidak disetujui. Kalimat sanggahan ini hendaknya disampaikan dengan sopan dan penuh rasa hormat biar terhindar dari perselisihan pendapat. Selain itu, saat memberikan sanggahan hendaknya disertai dengan aneka macam alasan yang terang dan masuk akal.





c. Kalimat penolakan





Kalimat penolakan ialah kalimat yang menyatakan penolakan terhadap pendapat yang disampaikan oleh orang lain dalam sebuah diskusi. Sebagaimana halnya memberikan kalimat penyanggahan, kalimat penolakan juga hendaknya disampaikan dengan penuh rasa hormat dan sopan. Perlu diperhatikan bahwa saat memberikan penolakan hendaknya disertai dengan argumentasi yang terang dan masuk akal.





Ciri





Masing-masing kalimat persetujuan, penyanggahan dan penolakan mempunyai ciri atau karakteristik tertentu. Adapun ciri kalimat persetujuan, penyanggahan, dan penolakan ialah sebagai berikut.





a. Kalimat persetujuan





Ciri-ciri kalimat persetujuan di antaranya ialah memakai kata-kata atau frasa yang memperlihatkan persetujuan atau menyetujui pendapat orang lain, menyerupai : 





  • Saya rasa pendapat Anda sesuai dengan pendapat saya.
  • Saya baiklah dengan pendapat Anda.




Kalimat persetujuan disampaikan dengan cara-cara sebagai berikut.





  • Dikemukakan dengan memakai bahasa yang benar.
  • Didukung dengan bukti-bukti atau keterangan yang logis dan jelas.
  • Tidak berlebihan dalam memperlihatkan komentar yang melengkapi persetujuan.
  • Persetujuan diberikan secara objektif disertai dengan fakta yang konkret.
  • Kalimat yang dipakai harus gampang diterima dan tidak berbelit-belit.




b. Kalimat penyanggahan





Ciri-ciri kalimat penyanggahan atau kalimat sanggahan di antaranya ialah memakai kata-kata atau frasa yang menyanggah pendapat orang lain, menyerupai :





  • Pendapat yang menyatakan …. tidaklah benar lantaran …
  • Menurut saya, pendapat yang menyatakan … tidaklah sempurna lantaran …




Kalimat penyanggahan atau kalimat sanggahan disampaikan dengan cara-cara sebagai berikut.





  • Dikemukakan secara obyektif, logis, dan jujur.
  • Disampaikan tanpa emosi, marah, dan prasangka negatif
  • Menunjukkan data, fakta, ilustrasi, contoh, atau perbandingan-perbandingan yang sanggup meyakinkan akseptor lain
  • Sanggahan disampaikan secara runut, rinci, teliti, dan tidak berbelit-belit




c. Kalimat penolakan





Ciri-ciri kalimat penolakan di antaranya ialah memakai kata-kata atau frasa yang memperlihatkan penolakan atau ketidaksetujuan terhadap pendapat orang lain, menyerupai : 





  • Saya pikir pendapat Anda kurang sesuai …
  • Saya kurang sependapat
  • Menurut saya, pendapat Anda belum sesuai dengan pokok masalah
  • Perlu ditinjau kembali




Sebagaimana kalimat penyanggahan atau kalimat sanggahan, kalimat penolakan juga disampaikan dengan cara-cara sebagai berikut.





  • Dikemukakan secara obyektif, logis, dan jujur.
  • Disampaikan tanpa emosi, marah, dan prasangka negatif
  • Menunjukkan data, fakta, ilustrasi, contoh, atau perbandingan-perbandingan yang sanggup meyakinkan akseptor lain
  • Penolakan disampaikan dengan bahasa yang baik dan sopan
  • Penolakan disampaikan secara runut, rinci, teliti, dan tidak berbelit-belit




Contoh





Berikut disajiakan contoh kalimat persetujuan, penyanggahan, dan penolakan dalam bahasa Indonesia.





a. Kalimat persetujuan





Contoh kalimat persetujuan ialah sebagai berikut.





  1. Saya baiklah dengan pendapat Anda bahwa mempunyai rasa percaya diri itu penting. Karena, mempunyai rasa percaya diri yang tinggi akan memudahkan kita bergaul dengan orang lain.
  2. Saya baiklah dengan pernyataan bahwa mengatur waktu berguru itu penting. Karena dengan mengatur waktu belajar, acara berguru yang kita lakukan akan terpola dengan lebih teratur.
  3. Saya mendukung gagasan Saudara Rudi lantaran dengan meletakkan dasar-dasar organisasi sebagai acuan, kita akan sanggup tetap mempunyai arah yang sama.
  4. Sebagai Ketua RT, saya sangat mendukung proposal Pak RW untuk kembali menggalakkan siskamling sebagai upaya menjaga lingkungan dan keamanan di desa kita.
  5. Kami sangat mendukung upaya pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur di desa kami yang rusak lantaran sanggup membantu kelancaran pengiriman hasil bumi dari desa kami ke kota.
  6. Saya mendukung proposal Ana bahwa sebaiknya kita mengisi liburan di bulan Ramadhan dengan acara Pesantren Kilat lantaran sanggup meningkatkan pemahaman kita wacana agama sekaligus memupuk rasa persaudaraan.
  7. Saya sangat baiklah dengan pendapat Bapak bahwa pelajar bandel perlu diberi hukuman tegas sebagai salah satu upaya untuk mengubah perilakunya.




b. Kalimat penyanggahan





Contoh kalimat penyanggahan atau contoh kalimat sanggahan ialah sebagai berikut.





  1. Pendapat Anda bertentangan dengan fakta-fakta yang ada sehingga sulit untuk diterima.
  2. Menurut saya pendapat yang menyampaikan bahwa sinema remaja tayangan televisi kita hanya merupakan hiburan, tidaklah benar. Remaja sangat sering menonton televisi. Jumlah waktu yang dipakai cukup banyak untuk menikmati sinema-sinema itu. Dengan demikian, lambat laun akan terbentuk persepsi dalam diri langsung remaja yang baik ialah kepribadian remaja menyerupai yang ditontonnya. Persepsi itu akan memengaruhi sikap remaja di masa mendatang.*
  3. Pendapat yang menyatakan bahwa media umum memperlihatkan imbas jelek bagi remaja lantaran kerap dipakai untuk mem-bully sahabat sekolah ialah tidak benar. Media sosial juga sanggup memperlihatkan imbas positif bagi siswa lantaran sanggup membantu siswa menuntaskan proyek-proyek sekolah yang ditugaskan oleh guru.
  4. Menurut saya, tidak semua komik atau dongeng bergambar ditujukan untuk belum dewasa lantaran tidak sedikit pula komik atau dongeng bergambar yang ditujukan untuk orang dewasa. Karena itu, sebelum membeli komik atau dongeng bergambar ada baiknya mencari informasi sebanyak mungkin mengenai komik atau dongeng bergambar yang dimaksud.
  5. Menurut saya, surat edaran KPID Jabar yang membatasi diputarnya lagu-lagu abnormal yang dianggap vulgar tidaklah sempurna lantaran tidak sedikit juga lagu-lagu yang berasal dari negeri sendiri yang juga vulgar.
  6. Menurut saya, pendapat yang menyampaikan bahwa ASN layak digaji besar biar tidak melaksanakan pungli dan korupsi, tidaklah sepenuhnya benar. Karena hingga sekarang masih banyak ASN yang terkena OTT KPK di aneka macam daerah.
  7. Menurut saya, pendapat Saudara Rani yang menyampaikan bahwa kita tidak perlu mengikuti lomba basket lantaran kurangnya personel yang bisa bermain basket tidaklah sempurna lantaran kita masih mempunyai teman-teman yang bisa bermain basket menyerupai Rinto, Jono, dan Doni.




c. Kalimat penolakan





Contoh kalimat penolakan ialah sebagai berikut.





  1. Saya tidak baiklah dengan pendapat Anda yang menyatakan bahwa rasa minder disebabkan oleh lingkungan yang dominan tidak mempunyai rasa percaya diri yang tinggi. Karena berdasarkan pendapat saya, rasa minder lebih disebabkan oleh ketidakmampuan seseorang dan bukan lantaran imbas lingkungan.
  2. Saya tidak sependapat dengan pernyataan bahwa membaca sambil tiduran ada hubungannya dengan gangguan mata minus. Berdasarkan pendapat para mahir medis, yang menyebabkan gangguan mata minus bukanlah akhir kebiasaan membaca sambil tiduran melainkan kurangnya penerangan yang cukup. Penerangan yang kurang cukup sanggup menyebabkan kerja otot terlalu berat sehingga mata gampang lelah dan pedih. Keadaan inilah yang mempercepat timbulnya kelainan myopia terutama pada seseorang yang mempunyai talenta rabun jauh.
  3. Menurut saya, apa yang Saudara katakan tidak sejalan dengan tujuan acara kita semula lantaran dengan membebani biaya dari peserta, nilai sosial acara ini akan hilang.
  4. Saya tidak sependapat dengan pendapat Rosa yang menyampaikan biar sisa uang kas kelas dipakai untuk wisata kelas selesai tahun. Jauh lebih baik sisa uang kas kelas disumbangkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
  5. Saya tidak sependapat dengan pernyataan bahwa teguran seorang guru kepada muridnya yang jelas-jelas melaksanakan kesalahan ialah bentuk pelanggaran HAM apalagi kalau teguran tersebut disampaikan tanpa kekerasan ekspresi maupun fisik. Teguran seorang guru kepada muridnya layaknya teguran orang bau tanah kepada anaknya. Teguran yang diberikan seorang guru ataupun orang bau tanah kepada anak-anaknya sejatinya merupakan salah satu upaya mendidik anak untuk menjadi insan yang lebih baik.
  6. Saya tidak sependapat dengan pendapat Anda yang menyampaikan bahwa acara kerja bakti di kompleks kita tidak perlu lantaran sudah ada petugas kebersihan. Kerja bakti di kompleks kita tetap dibutuhkan sebagai upaya mengguggah kesadaran kita akan pentingnya bekerja sama dan menjaga kebersihan lingkungan.
  7. Saya tidak baiklah dengan kontribusi hadiah berupa boneka untuk permainan lempar botol di program bazzar sekolah nanti lantaran terbatasnya dana. Alangkah baiknya kalau hadiah yang diberikan berupa permen atau kudapan lainnya lantaran program ini sifatnya bergembira bersama. 




Demikianlah ulasan singkat wacana kalimat persetujuan, penyanggahan, dan penolakan dalam bahasa Indonesia. Artikel lain yang sanggup dibaca di antaranya ialah contoh kalimat pendapat dalam diskusi, contoh kalimat balasan positif, contoh kalimat balasan negatif, contoh kalimat saran dan kalimat kritik, contoh kalimat persetujuan dan penolakan, dan perbedaan kalimat sanggahan dan penolakan. Semoga bermanfaat. Terima kasih.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com