Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Klarifikasi Dan Penggunaan Adjectives Dalam Penulisan Teks Deskripsi

Konten [Tampil]

Penjelasan dan Penggunaan Adjectives dalam Penulisan Teks
Deskripsi





Teks
deskripsi (description text)
merupakan salah satu jenis teks yang memperlihatkan citra wacana suatu hal,
benda, orang, dan lainnya kepada para pembacanya. Dalam penulisan teks ini, ada
beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu menyerupai penggunaan adjectives (kata sifat). Apakah
penggunaan kata sifat (adjectives)
dalam teks deskripsi berbeda dengan penggunaan secara umumnya? Berikut ini
adalah klarifikasi dan penggunaan adjectives
dalam penulisan teks deskripsi.





A. Pengertian Adjective





Adjective adalah kata sifat yang mempunyai fungsi untu
mendesripsikan / menggambarkan ata benda (nouns)
dan kata ganti (pronouns). Adjectives memberitahu para pembaca
seperti apa bentuk sebuah benda, binatang, atau orang, menyerupai apa jenisnya
atau berapa banya jumlah mereka. Adjectives
dapat menjawab pertanyaan menyerupai what
kind?
(menanyakan jenis), which one? (menanyakan
pilihan), dan how many? (menanyakan
jumlah).





Contoh
frasa:






What kind?
(Menanyakan jenis)

The old car with
the broken window

(Mobil bau tanah dengan jendela yang sudah rusak)

Which one?
(Menanyakan
pilihan)


The fourth chapter of the book
(Bab ke empat dari buku tersebut)
His car
(Mobil miliknya)

How many?
(Menanyakan jumlah)

Twelve students
(Dua belas murid)
A few students
(Beberapa murid)




B. Penjelasan wacana Adjective





Berikut
ini yaitu beberapa hal yang harus sahabat – sahabat ketahui wacana adjective (kata sifat):





  1. Adjectives selalu terletak di depan kata benda (noun), tidak setelahnya.




Contoh frasa:





Twelve
talented young musicians





(Dua belas musisi muda yang berbakat)





2. Adjectives sanggup terletak sesudah linking verbs (kata kerja hubung: are, is, look, smell, etc)






Linking Verbs
(Kata Kerja Hubung)

Contoh Kalimat

Be

The children are
happy.

(Anak – anak sedang senang)

Seem
(Terlihat)

You seem sad.
(Kamu terlihat sedih)

Look
(Terlihat)

Brides always look
beautiful.

(Calon pengantin selalu terlihat cantik)

Smell
(Bau)

The cookies smell
delicious.

(Kue – makanan ringan manis tersebut baunya enak)

Taste
(Terasa)

Candy tastes sweet.
(Permen terasa manis)

Feel
(Terasa)

Silk feels smooth.
(Sutra terasa halus)








3. Bahasa Inggris mempunyai sebuah jenis kata sifat yang disebut dengan compound adjective. a compound adjective yaitu dua atau lebih kata yang berfungsi bersama sebagai satu kata. A compound adjective sering ditulis dengan memakai tanda strip diantara kata – kata tersebut.





Contoh:





  • Ten-week
    semester




(Semester dengan rentang waktu sepuluh minggu)





  • Part-time job




(Kerja sampingan)





  • Two-year-old
    child




(Anak berumur dua tahun)






style="display:inline-block;width:336px;height:280px"
data-ad-client="ca-pub-9290406911233137"
data-ad-slot="2698768695">





4. Adjective selalu dalam bentuk tunggal. Jangan menambahkan s dan jangan memakai kata jamak sebagai adjective.





Contoh:





  • Big feet                                         (not bigs feet)




(Kaki besar)                                 





  • Terrible memories                       (not terribles memories)




(Memori yang buruk)






style="display:inline-block;width:336px;height:280px"
data-ad-client="ca-pub-9290406911233137"
data-ad-slot="2698768695">





Catatan:





a) Berhati – hatilah dikala a compound sentence memakai nomor yang terletak sebelum kata
benda (noun).





Contoh:





  • A six-foot wall                                                        (not
    a six-feet wall)




(Sebuah tembok dengan tinggi enam kaki)





  • A five-dollar book                                                   (not
    a five-dollars book)




(Sebuah buku seharga lima dolar)





  • A two-year-old child                                               (not
    a two-years-old child)




(Seorang anak berumur dua tahun)





b) Namun, beberapa kata menyerupai foot, dollar, dan year
sebagai kata benda (noun), mereka
dapat menjadi kata jamak.





Contoh:





  • The wall is six feet
    high.




(Tembok tersebut setinggi enam kaki)





  • The book costs five
    dollars.




(Buku tersebut seharga lima dolar)





  • The child is two
    years old.




(Anak tersebut berumur dua tahun)





5. Nouns (kata benda) sanggup menjadi adjectives (kata sifat)





Contoh:





  • The English book




(Buku Bahasa Inggris)





  • A shoe store




(Sebuah toko sepatu)





  • Some tennis balls




(Beberapa bola tenis)





  • The Japanese students




(Para murid dari Jepang)





6. Proper adjectives (kata sifat yang merujuk nama kebangsaan, negara, bahasa, kawasan geografis, nama hari, dan sebagainya) ditulis dengan abjad besar.





Contoh:





  • Egyptian
    custom




(Tradisi Mesir)





  • Spanish class




(Kelas bahasa Spanyol)





  • Cuban government




(Pemerintah Kuba)





  • Asian language




(Bahasa Asia)





7. Kata kerja yang berakhiran –ing dan –ed sanggup menjadi adjectives (kata sifat)





Contoh:





  • Swimming pool




(Kolam renang)





  • Cooking class




(Kelas memasak)





  • Sleeping baby




(Bayi yang sedang tidur)





  • Boring class




(Kelas yang membosankan)





  • Bored students




(Para murid yang bosan)





  • Used car




(Mobil yang telah terpakai)





  • Broken heart




(Patah hati)





  • Stolen money




(Uang yang dicuri)





C. Contoh Soal wacana Adjective





Underline
all the adjectives in the following paragraph.





My First Car





My VW car was my
first old and ugly car, but I loved it anyway. Its paint color was black, but
it also had blue, green, yellow, and white paint in different places. The body
was in terrible condition. Since the lock on the hood was broken, I had to tie
it down with a strong rope. The front window was cracked, and the back bumper
was rusty, too. Not only the outside but the inside of the car was also in
terrible condition. All the seats had at least ten large holes in them. Also,
the speedometer was broken, so I never knew how fast I was driving. My old VW
had a few faults, but in my mind it was perfect.





Kunci Jawaban:





My First Car





My VW car was my
first old and ugly car, but I loved it anyway. Its paint color
was black, but it also had blue, green, yellow, and white
paint in different places. The body was in terrible condition. Since
the lock on the hood was broken, I had to tie it down with a strong
rope. The front window was cracked, and the back bumper
was rusty, too. Not only the outside, but the inside of the car was also
in terrible condition. All the seats had at least ten large holes
in them. Also, the speedometer was broken, so I never knew how fast
I was driving. My old VW had a few faults, but in my mind it was perfect.





Demikianlah
penjelasan dan penggunaan adjectives dalam
penulisan teks deskripsi. Semoga klarifikasi tersebut sanggup membantu sahabat –
teman menulis teks deskripsi dengan lebih baik. Semoga bermanfaat!



Sumber https://www.kakakpintar.id