√ Langkah Pengendalian Hama Keong Sawah Pada Flora Padi
KABARTANI.COM – Dalam Budidaya Tanaman padi tak lepas dari adanya hambatan yang menyerang tanaman, dan salah satu hama yang sering menyerang tumbuhan padi ialah keong sawah, keong sawah pertama kali masuk ke indonesia dari Amerika Selatan, dahulu keong sawah dan keong mas sering diolah menjadi makanan. alasannya keong sawah mempunyai rasa yang sangat enak bila dimasak dengan benar selain itu keong sawah juga dipercaya sanggup meningkatkan stamina bagi para lelaki.
Dan pada ketika ini keberadaan keong sawah hanya dianggap sebagai hama pada tumbuhan padi, keong sawah sudah menyebar dibeberapa negara menyerupai Vietnam, Thailand, Kamboja, Filipina, dan Indonesia. dinegara-negara tersebut keong sawah dianggap hama alasannya sering memakan tumbuhan padi muda dan menghancurkan tumbuhan pada saat pertumbuhan awal.
Langkah Pengendalian keong sawah
Waktu yang sempurna untuk mengendalikan keong sawah ialah ketika 10 hari pertama untuk padi tanam pindah dan sebelum tumbuhan padi berumur 21 hari pada tabela atau tanam benih secara langsung, dan biasanya sehabis itu, tingkat pertumbuhan tumbuhan biasanya akan lebih tinggi dari pada tingkat kerusakan akhir keong tersebut.
Sebenarnya untuk mengendalikan keong sawah ini, sanggup dilakukan dengan membiyarkan binatang predator,seperti angsa yang memakan keong muda, terkadang pula tikus sebagai hama tumbuhan padi juga berperan memakan keong muda, untuk telur keong yang melekat pada daun biasanya banyak dimakan oleh semut merah.
Apabila populasi keong semakin banyak maka langkah yang harus kita lakukan?
Membasmi hama keong mas:
- Dengan memberi kapur
Pemberian kapur untuk membasmi keong sangat praktis caranya, yakni dengan cara menaruh kapur bangunan ke dalam areal persawahan kurang lebih dalam jarak 2-3 meter satu bungkus kapur bangunan. Dan Kapur ini tidak menganggu tanaman. - Membasmi benih keong mas
benih atau telur keong emas berwarna merah dan jumlahnya sangat banyak. Jika kita menemukan telur ini di sekitar sawah anda segera hancurkan dengan memakai tangan. - Dengan memberi pestisida
pemberian pestisida untuk keong juga efektif mengancurkan keong yang sudah merambah areal persawahan. Pestisida ini sebaiknya mengandung materi aktif niclos amida.
Cara biar terhindar dari hama keong:
- Setelah ditanami lahan persawahan sebaiknya di keringkan, alasannya keong emas tidak suka dengan lahan kering, keong emas sukanya hidup di daerah yang banyak airnya.
- Punguti keong secara berkala, kurang lebih tiga kali dalam seminggu.
- Memberi sarang pada lubangan air masuk. Tujuannya biar keong dari sawah tetangga tidak masuk ke sawah kita.
- Memberi pakan berupa daun pepaya atau daun singkong. Keong emas sangat suka daun ini, bila daun ini di taruh di areal perawahan yang banyak keongnya otomatis keong tersebut akan memakan daun pepaya atau daun singkong tersebut, dan tidak memakan flora padi yang masih muda itu. Disamping itu juga praktis dalam memungutnya, alasannya keong emas tersebut mengumpul di daerah tersebut.
- Terakhir, Anda sanggup memanfaatkan daun kipahit, kalau d Medan tumbuhan ini disebut paet-paet, caranya dengan menebarkan daun kipahit pada area yang terjangkit keong sawah. Tidak hanya sanggup membasmi hama keong sawah saja, daun Kipahit terbukti mempunyai kandungan C/N yang memang berpotensi sebagai pupuk organik dan sanggup meningkatkan pertumbuhan padi.
Demikianlah langkah untuk mengendalikan hama keong sawah pada tumbuhan padi, semoga yang sedikit ini dapat menambah manfaat dan pengetahuan.
Sumber https://kabartani.com