√ Inilah Beberapa Kemampuan Tikus Sawah Yang Menjadikan Sulit Dibasmi
KABARTANI.com – Bagi petani, tikus merupakan hama yang paling ditakuti, oleh alasannya ialah itu tikus merupakan hama yang paling utama untuk dibasmi. Berbagai upayapun dilakukan untuk membasmi tikus sawah, namun hal itu sangatlah sulit, mengingat tikus merupakan binatang yang mempunyai kecerdasan dan kemampuan mengingat yang baik.
Bahkan tikus mempunyai karakteristik biologi dan sikap yang ibarat manusia, hal inilah yang menimbulkan tikus sebagai model uji medis alasannya ialah banyak tanda-tanda kondisi insan sanggup direplikasi pada tikus.
Berikut ini beberapa kemampuan tikus:
1. Kemampuan mencar ilmu dan mengingat
Sama ibarat otak manusia, tikus sawah juga mempunyai otak yang terus berkembang tepat sehingga bisa mencar ilmu dan mengingat, walaupun masih sangat terbatas kalau dibanding manusia. Selain bisa mengingat sarangnya, tikus sawah juga bisa mengingat lokasi sumber pakan, lokasi air, dan pakan beracun yang pernah mengakibatkan sakit. Hal ini dibuktikan pada percobaan laboratorium, dimana tikus bisa mencar ilmu dan mengingat letak pintu yang menyediakan pakan sebagai upahnya.
2. Kemampuan komunikasi
Beberapa media komunikasi yang biasa dipakai tikus sawah dalam berkomunikasi ialah lewat bunyi dan secara kimiawi dengan air seninya dan feromon. Tikus mengeluarkan bunyi sebagai penanda territorial dan peringatan untuk memberikan bahaya. Air seni juga sebagai penanda wilayah, pembawa pesan tingkat sosial, dan kondisi birahi tikus betina (feromon sec).
3. Neophobia
Tikus mempunyai rasa curiga terhadap benda-benda gres (termasuk pakan) yang ada di lingkungannya, sehingga akan menghindari kontak fisik dengan benda tersebut. Hal ini pula yang mengakibatkan tikus tidak memakan umpan.
4. Jera umpan (bait shyness)
Sifat tikus yang enggan memakan umpan yang sudah diberi racun tanpa didahului dengan proteksi umpan pendahuluan (pre-baiting) yang tidak berancun.
5. Jera racun (poisson shyness)
Tikus yang sudah pernah merasakan / memakan sedikit umpan beracun tetapi tidak mati (tetapi sakit), akan mengingatkannya kebali, sehingga pengumpanan lanjutan kadang mengalami kegagalan (umpan tidak dimakan).
6. Lubang keluar darurat
Pada setiap sarangnya, induk betina selalu menciptakan 2 sampai 3 pintu darurat yang dipakai untuk meloloskan diri, kalau suatu dikala ada ancaman/bahaya yang memasuki sarangnya. Ketika diempos (fumigasi), induk betina menyumbat lubang sarang dengan tubuhnya supaya anak-anaknya selamat (ini sifat alami seekor induk tikus).
Baca juga
- Pengendalian Hama Tikus Pada Budidaya Tanaman Padi
- Pemanfaatan Buah Mengkudu Sebagai Pestisida Alami Pengendali Hama Tikus
- Cara Membuat Perangkap Tikus Sederhana dan Efektif
Itulah isu mengenai Beberapa Kemampuan Tikus Sawah Yang Menyebabkan Sulit Dibasmi, semoga isu ini bisa anda gunakan untuk mengetahui kelemahan tikus sawah dan bagaimana menerapkan umpan yang efektif. Terima Kasih.
Sumber https://kabartani.com