Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Mahasiswa Uny Ciptakan Pot Organik Berbahan Dasar Limbah Jerami

Konten [Tampil]

KABARTANI.com, Di latar belakangi untuk mengurangi pencemaran tanah oleh sampah plastik, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berkreasi membuat pot organik berbahan dasar limbah jerami. Hebatnya, karya mahasiswa UNY tersebut berhasil meraih dana dari Kemristekdikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Penelitian 2016.


Tim UNY tersebut terdiri dari 3 prodi yaitu Shinta Pramudyasiwi, Asti Dian Arini dan Fitri Handayani dari prodi Pendidikan Kimia serta Lailatul Fitriyah prodi Pendidikan Biologi dan Risma Widayati prodi Fisika.


 Di latar belakangi untuk mengurangi pencemaran tanah oleh sampah plastik √ Mahasiswa UNY Ciptakan Pot Organik Berbahan Dasar Limbah Jerami
Pot Organik dari jerami – Karya Mahasiswa UNY – Kabartani


Shinta, selaku ketua tim memaparkan kandungan selulosa yang tinggi pada jerami menjadikannya berpotensi sebagai materi baku pembuatan pot biodegradable. Tak hanya itu saja, jerami juga mengandung materi organik yang berperan penting dalam merekatkan butiran tanah primer menjadi butiran tanah sekunder untuk membentuk agregat tanah yang mantap.


“Komponen terbesar penyusun jerami padi ialah selulosa yang sanggup membentuk ikatan yang berpengaruh antarmolekulnya,” tutur Shinta, dikutip dari laman UNY.

Anggota tim lainnya, Lailatul menerangkan, pembuatan pot limbah jerami juga diberi suplemen daun lamtoro dan pupuk kandang.


“Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu membuat bubur jerami dan bubur daun lamtoro. Daun lamtoro mengandung tanin, polifenol alami yang selama ini banyak dipakai sebagai materi perekat tipe eksterior, yang terutama terdapat pada bab kulit kayu,” papar Lailatul.


Selanjutnya, pembuatan bubur jerami yakni dengan menimbang jerami sebanyak 3 kg lalu dicuci memakai air, lalu dipotong menjadi ukuran kecil dan dimasukkan ke dalam blender. Lalu tambahkan aquades secukupnya dan 15 gram NaOH dan diblender kembali. Bubur jerami yang telah jadi ditiriskan untuk menghilangkan kandungan airnya. Sedangkan, bubur daun lamtoro dibentuk dengan cara menghaluskan 1,5 ons daun lamtoro yang telah dicuci higienis memakai lumpang.


Langkah selanjutnya yakni mencampur bubur jerami sebanyak 1 kg dengan 5 gram kanji, 25 gram daun lamtoro dan 75 gram pupuk sangkar kering. Campuran diaduk sampai homogen, lalu dicetak campuran pot biodegradable dengan alat press.


Baca Juga



Shinta dan tim berharap, pot limbah jerami apat bermanfaat untuk meningkatkan nilai hemat limbah jerami dan menjadi alternatif wadah semai yang ramah lingkungan.



Sumber https://kabartani.com