√ Cara Budidaya Singkong Gajah Semoga Kesannya Melimpah
KABARTANI.COM-Budidaya Singkong Gajah Dengan Hasil yang melimpah dengan ukuran umbi yang besar.
Singkong gajah berasal dari kalimantan timur, berat singkong gajah dalam satu pohon sanggup mencapai 40 kg. singkong gajah sanggup tumbuh didataran rendah maupun dataran tinggi.
Budidaya Singkong gajah tergolong sangat mudah, alasannya yaitu cukup dengan menancapkan potongan batang pohon singkong ke tanah
dalam beberapa hari kemudian singkong akan tumbuh tunas dan bersemi. yang perlu diingat dalam budidaya singkong gajah adalah
jangan menanam singkong pada daerah yang berair.
Langkah dalam budidaya singkong gajah
1. Menyiapkan Lokasi
untuk lokasi yang baik yaitu pada ketinggian 10 hingga 700 meter diatas permukaan air laut. dengan curah hujan antara 1500-2500
mm/tahun. bersuhu udara 10 derajat C dan dengan kelembaban 60-65%. dan harus cukup sinar matahari.
Jika anda ingin mendapat hasil singkong gajah yang melimpah maka tanamlah pada tanah dengan tekstur remah, gembur,tidak terlalu liat, tidak terlalu berpori serta kaya akan materi organik. untuk keasaman tanah yang baik yaitu 4,5 – 8,0 dengan PH ideal 5,8.
2. Pemilihan Bibit
Pilihlah bibit dari indukan singkong yang baik, sehat, tidak jamuran. ambil bibit dari induk singkong gajah yang sudah mencapai umur 10-20 bulan.
cara menentukan bibit yang baik :
- pilih dari indukan yang mempunyai batang yang kuat
- batang yang dipakai sebagai bibit terlihat higienis dan tidak berpenyakit
- pilihlah bibit dari batang yang sudah berkayu dengan diameter kurang lebih 2,5 cm
- pilihlah bibit yang mempunyai pertumbuhan yang normal
- bibit yang sehat dan seragam.
- bibit sebelum ditanam jangan terlebih dahulu tunas tumbuh terlebih dahulu
- usahakan bibit yang mempunyai batang yang lurus
3. Pengolahan Lahan
Setelah kita menentukan bibit, maka selanjutnya mengolah lahan yang akan dipakai untuk menanam bibit tersebut. sebelum tanah ditanami singkong gajah terlebih dahulu tanah dibersihkan dari gulma dan rumput liar, batu-batu kecil yang berserakan, bekas akar-akar tumbuhan yang sanggup mengganggu tumbuh kembang singkong gajah nantinya.
kemudian sehabis tanah higienis selanjutnya tanah diolah menjadi gembur dengan cara dicangkul atau dibajak pakai mesin sehabis gembur tanah dikasih dolomite sebanyak 1-2,5 ton / ha dan dicampur dengan pupuk kandang, sehabis tanah gembur dicampur menjadi satu dengan dolomite serta pupuk kandang, selanjutnya buat bedengan hal ini bertujuan untuk mempermudah dalam perawatan singkong gajah.
Sebelum bibit ditanam sebaiknya tanah yang akan ditanami tersebut disemprot terlebih dahulu dengan menggunakan pupuk organik cair ( organik MiG-6 Plus) dengan takaran 2 liter MiG-6 Plus dan takaran 1 liter MiG-6 Plus dicampur 200 liter air.
4. Penanaman
Tanam bibit singkong gajah sehabis 3 hari dari persiapan lahan, dalam menanam singkong gajah lebih baik ditanam ketika memasuki awal demam isu penghujan, tanam bibit dengan jarak tanam 80X120 cm. sebelum bibit ditanam terlebih dahulu direndam dalam air yang dicampur pupuk organik cair MiG-6 selama 3-4 jam.
Cara menanam bibit terlebih dahulu pada pecahan ujung stek dibentuk runcing dan tancapkan pada tanah dengan kedalaman sekitar 5-10 cm. sehabis bibit ditanam dan mulai tumbuh hingga mencapai umur 2 bulan maka boleh ditambahkan pupuk perhiasan yaitu dengan pupuk organik cair MiG-6 Plus sebanyak 2 liter dengan cara disemprotkan pada tumbuhan singkong tersebut.
untuk pemupukan selanjutnya diberikan setiap 2 bulan sekali dengan takaran yang sama dengan pemupukan 2 bulan sebelumnya. lakukan pemupukan tersebut hingga singkong gajah berumur 8 bulan.
Jika tumbuhan sudah berumur berkisar 60-90 hari berikan pupuk kimia menyerupai urea : 85 kg/ha, KCL :85 kg/ha. untuk satu tumbuhan dalam lahan 1 ha membutuhkan pupuk kimia sebanyak 22,5 gram dengan cara ditugal untuk lubang pupuk ini berikan jarak sekitar 15 cm dengan kedalaman 10 cm.
5. Perawatan
Langkah perawatan singkong gajah, sehabis bibit ditanaman beberapa hari berikutnya pantau apakah ada bibit yang gres yang tidak keluar tunas dan bibit menjadi kering, jikalau ini ada maka segera ganti dengan bibit yang baru. sehabis bibit tumbuh tunas dan mulai bersemi, selalu pantau apakah ada gulma dan rumput liar yang tumbuh, jikalau ada segera bersihkan. penyiangan ini dilakukan sebanyak 2 kali selama masa tanam. pada ketika melaksanakan penyiangan sekalian kita lakukan penggemburan tanah biar tumbuhan sanggup tumbuh dengan maksimal.
jaga kondisi lahan tanam tetap dalam kondisi lembab selama 5 bulan dari masa tanam. lembab dalam arti tidak tergenang air. selain itu lakukan pemangkasan batang yang tidak diperlukan, dan sisakan batang yang baik yang nantinya jikalau singkong ini dipanen
agar batang tersebut sanggup dipakai sebagai bibit.
6. Pengairan
Jika demam isu kemarau tiba, lakukan penyiraman 2 kali dalam 1 minggu, dengan cara pada sela-sela bedengan digenangi air biar air tersebut meresap ke tanah dan gampang untuk diserap akar-akar tumbuhan singkong tersebut.
7. Pengendalian hama dan penyakit
Tanaman singkong gajah yaitu tumbuhan yang mempunyai ketahanan yang baik terhadap hama dan penyakit jadi anda tidak perlu kawatir dengan serangan hama dan penyakit.
8. Pemanenan
Singkong gajah sanggup dipanen ketika sudah mencapai umur 8-10 bulan tergantung konsumsi, jikalau anda ingin menggunakan singkong gajah ini untuk makanan, singkong gajah sanggup dipanen 8 bulan, tetapi jikalau singkong ingin dipakai sebagai materi tepung
alangkah baiknya singkong dipanen ketika berumur 10 bulan.
Sebagai tanda singkong gajah siap untuk dipanen apabila daun-daunnya sudah mulai menguning dan berguguran, potonglah batangnya dan sisakan sekitar 15 cm hal ini untuk memudahkan ketika mencabut singkong dari tanah. jangan menggunakan cangkul untuk mencabutnya dikawatirkan akan mengenai umbinya.
Pada waktu pemanenan kita sekaligus sanggup mengambil bibit untuk tanam berikutnya, caranya pilih batang yang tidak terlalu bau tanah dan tidak terlalu muda. potong batang tersebut dengan pisau yang tajam, dengan ukuran 20 cm.
Demikianlah panduan dalam budidaya singkong gajah, untuk hasil yang melimpah, semoga sanggup menambah manfaat.
Sumber https://kabartani.com