√ Perbedaan Pepaya California Dengan Pepaya Calina
KABARTANI.com – Kita sering mendengar jenis pepaya yang cukup popular di masyarakat yaitu Pepaya California. Pepaya yang sanggup tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga medium dengan pengairan yang relatif minim ini sanggup menghasilkan puluhan buah dalam satu pohon. Tinggi batangnya yang cukup pendek yaitu hanya mencapai satu meter menciptakan waktu panen menjadi jauh lebih singkat dibandingkan jenis pepaya lainnya.
Sebenarnya adakah perbedaan antara Pepaya California dengan Pepaya Calina?. Ternyata kedua jenis pepaya tersebut ialah pepaya dengan jenis yang sama. Pepaya California merupakan nama lain dari Pepaya Calini yang dalam pemasarannya dirubah oleh pedagang untuk menarik konsumen. Sebenarnya siapa penemu dari Pepaya California atau Pepaya Calini ini?
Adalah Prof. Dr. Ir. Sriani Sujiprihati, MS Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) yang merupakan andal genetika dan pemuliaan flora ini tutup usia satu ahad sesudah Hari Raya Idul Fitri 1423 H lalu. Prof. Dr. Ir. Sriani Sujiprihati, MS lahir di Ponorogo, 28 Oktober 1955. Ia menempuh pendidikan S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM), S2 di IPB, dan S3 di Universiti Putra Malaysia (UPM), Malaysia. Mantan Kepala Bagian Genetika dan Pemuliaan Tanaman Pusat Kajian Buah Tropika (PKBT) IPB tersebut populer dengan varietas pepaya temuannya yakni Calina dan Carisya yang merupakan 100% produk temuan Indonesia.
Pepaya Calina yang merupakan buah lokal orisinil Indonesia tersebut, sekarang banyak ditanam para petani di banyak sekali kawasan sebab banyak sekali keunggulannya dan tingginya ajakan pasar. Pepaya berukuran kecil dengan bobot rata-rata 1,3 kg per buah ini banyak dijual di supermarket-supermarket besar maupun pasar lokal.
“Yang menamakan itu pepaya california bukan kami, tapi pedagangnya. Padahal itu ialah Pepaya Calina hasil pemuliaan yang kami lakukan bertahun-tahun,” kata Dr Sriani, kepala Divisi Pemuliaan Tanaman, Pusat Kajian Buah Tropika (PKBT) IPB.
“Terus terperinci saya duka dan sakit hati dengan pengubahan nama tersebut, tapi kami mustahil mengajukan tuntutan aturan sebab nama buah ini tidak dipatenkan,” katanya.
Dengan mengetahui Pepaya California atau Pepaya Calina yang merupakan temuan orisinil Indonesia sudah selayaknya kita masyarakat Indonesia ikut menjaga, melestarikan dan memakai produk-produk lokal, baik dengan ikut menanam maupun membeli jenis pepaya ini.
Sumber https://kabartani.com