Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Ebook Panduan Teknis Budidaya Padi Tanam Benih Pribadi (Tabela)

Konten [Tampil]

KABARTANI.comPanduan Teknis Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA). Kebutuhan beras akan terus meningkat seiring dengan laju pertumbuhan penduduk. Berdasarkan realisasi produksi padi dalam 5 tahun terakhir, terindikasi bahwa laju pertumbuhan produksi padi makin menurun dan biaya produksi per satuan luas lahan makin meningkat. Oleh alasannya ialah itu pencapaian sasaran produksi padi ke depan akan semakin sulit.


Untuk mengatasi permasalahan ini Pemerintah mencanangkan peningkatan produksi padi nasional sebesar 1,5% per tahun. Dalam konteks ini diharapkan banyak sekali terobosan peningkatan produksi padi. Mengingat fungsi dan kiprah penting padi tersebut, Pemerintah berupaya untuk mewujudkan peningkatan produksi padi pada tahun 2015 melalui Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) dan Upaya Khusus (Upsus) lainnya.


Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksana aktivitas di lapangan memerlukan panduan untuk banyak sekali teknologi budidaya padi yang sudah dikembangkan di Indonesia.


Simak juga Good Agricultural Practices (GAP) Budidaya Cabai Yang Baik dan Benar


Teknologi budidaya padi Tanam Benih Langsung (Tabela) merupakan teknologi budidaya padi yang spesifik lokasi berbasis kearifan lokal. Panduan teknologi ini disusun sebagai pola bagi semua pihak yang akan menerapkan teknologi tersebut.


Teknologi tanam benih pribadi (Tabela) padi tabela mempunyai beberapa keunggulan, antara lain memperpendek periode produksi padi sehingga sanggup meningkatkan indeks

pertanaman dan mengurangi biaya tenaga kerja untuk tanam.


Teknologi Tabela sanggup diterapkan pada agroekosistem sawah irigasi, sawah tadah hujan, dan lahan pasang surut. Secara umum Tabela menerapkan model pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT). Kekhususan Tabela ialah tidak melaksanakan tanam pindah tetapi benih ditabur secara langsung.


Konsekuensi dari Tabela ialah lahan memerlukan pengolahan tanah danpengaturan air yang berbeda dengan lahan untuk tanam pindah.


Tabela sesuai untuk diterapkan pada wilayah yang kekurangan tenaga kerja, trend hujan pendek, dan air irigasi sanggup diatur. Lokasi yang paling sesuai untuk penerapan Tabela ialah agroekosistem sawah irigasi teknis. Meskipun demikian,

pada agroekosistem lahan pasang surut, lahan kering, dan sawah tadah hujan juga sanggup diterapkan dengan syarat pengelolaan air dan penyiapan lahan dilakukan secara khusus.


Pada Tabela tidak ada pembuatan persemaian dan pindah tanam sehingga memerlukan tenaga kerja lebih sedikit. Tanaman padi yang ditanam pribadi akan mencapai stadia generatif lebih cepat sehingga memperpendek periode produksi padi dan meningkatkan indeks pertanaman. Pada wilayah yang periode hujan terbatas, pertanaman padi Tabela sanggup terhindar dari kekeringan atau menyediakan peluang untuk budidaya tumbuhan pangan yang lain.


Wilayah-wilayah yang potensial untuk menerapkan Tabela antara lain Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sumatera, dan Papua. Tabela berpotensi dikembangkan dengan mekanisasi modern pada skala luas sehingga sanggup meningkatkan produktivitas.


Dalam Ebook Panduan Teknis Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA) ini ada beberapa tahapan-tahapan yang terurai sebagai berikut.


DAFTAR ISI


I. BENIH

1.1. Pemilihan Varietas

1.2. Pemilihan Benih

1.3. Perlakuan Benih


II. PERSIAPAN LAHAN, TABUR, DAN PEMELIHARAAN

1.1. Persiapan Lahan

1.2. Tabur Benih

1.3. Pengairan

1.4. Penyiangan

1.5. Pemupukan

1.6. Pengendalian Hama dan Penyakit


III. PANEN DAN PENANGANAN PASCA PANEN


Simak juga Good Agricultural Practices (GAP) Budidaya Padi Jajar Legowo Super


Panduan teknologi Tabela ini disusun sebagai pola bagi petugas lapangan, penyuluh, petani, dan pengguna lainnya. Pedoman ini memuat petunjuk pelaksanaan dari olah lahan sampai penanganan pascapanen. Semoga bermanfaat bagi teman tani sekalian, silahkan di unduh melalui link dibawah ini.


Unduh



Sumber https://kabartani.com