√ Etnosentrisme : Pengertian, Dampak, Faktor Penyebab Dan Misalnya Lengkap
Etnosentrisme : Pengertian, Dampak, Faktor Penyebab Dan Contohnya Lengkap
Daftar Isi :
Etnosentrisme – Etnosentrisme merupakan evaluasi terhadap suatu kebudayaan lain, atas dasar sebuah nilai dan standar budaya sendiri. Beberapa orang yang etnosentris akan menilai kelompok lain dengan relatif, terhadap suatu kelompok atau kebudayaannya sendiri. Terutama bagi hal-hal yang bekerjasama dengan bahasa, perilaku, kebiasaan, dan agama. Perbedaan dan juga pembagian etnis tersebut mendefinisikan ciri khas, atas budaya setiap suku bangsa.

Lebih sederhananya, definisi dari etnosentrisme ialah fanatisme suatu suku bangsa, yang berupa persepsi yang dimiliki oleh setiap individu yang menganggap bahwa kebudayaan yang mereka miliki lebih baik dibanding kebudayaan lainnya. Serta menganggap bahwa cara hidup bangsanya menjadi cara hidup yang paling baik.
Etnosentrisme ini bisa tampak ataupun tidak tampak di tengah-tengah masyarakat. Meskipun dianggap sebagai suatu hal yang wajar, dan menjadi sebuah kecenderungan alamiah yang berasal dari psikologi manusia, tetapi etnosentrisme ini mengandung konotasi yang negatif yang ada di dalam kehidupan masyarakat.
Walaupun begitu ada juga beberapa sisi posiitifnya yang berasal dari sikap etnosentrisme ini, diantaranya yaitu dengan menjaga kestabilan dan keutuhan dari suatu budaya. Dan sanggup menambah tinggi rasa patriotisme dan kesetiaan terhadap bangsa. Serta bisa memperteguh rasa cinta pada kebudayaan dan bangsanya.
Faktor Penyebab Etnosentrisme
1. Budaya Politik
Budaya politik yang terdapat di dalam suatu masyarakat cenderung lebih tradisional, dan tidak rasional. Budaya politik jenis ini subjektif dan penuh ikatan emosional dan ikatan primordial, yang cenderung menguasai mayarakat. Masyarakat yang terlibat di dalam politik juga sering mementingkan kepentingan mereka sendiri, mulai dari etnis, suku, agama, dan lain sebagainya.
2. Pluralitas Bangsa Indonesia
Dengan jumlah suku, agama, ras dan golongan yang banyak di Indonesia, mengakibatkan bermacam-macam duduk kasus sosial dan juga konflik sanggup muncul dengan lebih mudah. Setiap suku, agama, ras, golongan akan berusaha untuk mendapat kekuasaan dan menguasai kelompok lainnya.
Dampak Etnosentrisme
Dampak faktual etnosentrisme :
- Bisa meningkatkan semangat patriotisme
- Bisa menjaga keutuhan dan stabilitas kebudayaan
- Bisa meningkatkan rasa cinta pada bangsa sendiri.
Dampak negatif etnosentrisme :
- Bisa mengakibatkan konflik sosial antar suku bangsa
- Adanya suatu aliran politik tertentu.
- Dapat menghambat proses asimilasi dan integrasi
- Dapat mengurangi keobjektifan ilmu pengetahuan
- Dapat menghambat pertukaran suatu budaya
Faktor Yang Mempengaruhi Etnosentrisme
Prasangka sosial : merupakan sikap negatif yang diarahkan pada seseorang, atas perbandingan dengan kelompoknya sendiri.
Stereotip : ialah suatu dogma seseorang pada orang lain, alasannya ialah dipengaruhi oleh adanya pengetahuan dan pengalaman.
Jarak sosial : aspek lainnya prasangka sosial yang mengatakan tingkat penerimaan dari seseorang, pada orang lain di dalam relasi yang terjadi diantara mereka.
Contoh Etnosentrisme
Contoh etnosentrisme yang terjadi di Indonesia ialah adanya sikap carok yang terjadi pada masyarakat Madura. Menurut Latief Wijaya, carok ialah suatu tindakan atau upaya pembunuhan yang dilakukan oleh laki-laki, kalau ia merasa harga dirinya terusik. Secara sepintas konsep carok ini dinilai sebagai sikap yang brutal, dan tidak manusiawi. Hal itu akan terjadi bila konsep carok dinilai sebagai pandangan sebuah kelompok masyarakat lain, yang beranggapan bahwa cara penyelesaian kasus dengan kekerasan tidak masuk budi dan tidak masuk logika.
Contoh berikutnya ialah sanggup dilihat di suku Papua pedalaman, yang mempunyai kebiasaan memakai koteka. Jika dilihat dari sudut pandang orang non Papua pedalaman, maka hal itu dianggap sebagai hal yang memalukan. Tetapi bagi warga Papua pedalaman sendiri, penggunaan koteka dianggap sebagai kewajaran dan sebuah kecintaan pada bangsa Indonesia.
Demikian ulasan mengenai etnosentrisme, lengkap dengan faktor penyebab, dampak, faktor yang mensugesti dan contohnya. Semoga bisa bermanfaat dan sanggup dipahami.
Baca Juga :
Hukum Perdata di Indonesia : Pengertian, Kaidah dan Sumbernya Lengkap
Jaringan Komputer : Pengertian, Sejarah Singkat, Manfaat Dan Jenisnya Lengkap
Sumber aciknadzirah.blogspot.com