√ Tanya Pak, Flora Cabe Aku Buahnya Rontok Kenapa Ya?
Kabartani.com – Kerontokan buah cabe sanggup disebabkan beberapa faktor, seperti: Tanaman cabe kekurangan unsur hara makro dan mikro. Terutama tumbuhan cabe kekurangan unsur hara ibarat Kalsium (K), Nitrogen (N), Ca (kalsium), Magnesium (Mg), dan Phospor (P).
Kelima unsur makro tersebut sangat penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan cabe dan organ-organ penting tumbuhan lainnya.
Ca dan K dipakai oleh tumbuhan sebagai pembantu dalam merangsang pembentukan organ tumbuhan baik itu akar, batang, daun, dan buah. Unsur Mg sangat penting sebagai komponen enzimatis dan perombakan beberapa acara anbolisme ketika tumbuhan melaksanakan fotosintesis.
Serta unsur Nitrogen dan Phospor juga membantu mencegah supaya tumbuhan tidak mengalami kerontokan, nekrosis, dan klorosis. Jika tumbuhan cabe kekurangan (mengalami defisiensi) kelima unsur hara penting tersebut, maka salah satu gejalanya yaitu tumbuhan cabai, baik pada organ daun, bunga, dan buahnya seringkali mengalami kerontokan secara massal (besar-besaran).
Terinfeksi Virus/Penyakit
Ditanam di bersahabat tumbuhan palawija yang terinfeksi virus/penyakit pada tanaman. Beberapa jenis virus yang sering menyerang tumbuhan cabe yakni virus kuning, virus gemini, beberapa virus lain ibarat CMV (Cucumber Mosaic Viruses) juga turut berperan dalam memicu buah cabe seringkali mengalami kerusakan dan kerontokan pada serpihan organ buahnya.
Adanya Parasit
Ada kalanya lalat buah juga sanggup menjadi benalu pada buah cabai, dan seringkali mengakibatkan buah cabe yang telah matang terinfeksi olehnya, balasannya buah menjadi bopeng (berlubang-lubang tidak jelas).
Mengalami Hidrasi
Tanaman cabe kelebihan air/tanaman tergenang air dalam jumlah yang banyak. Perlu anda ketahui bahwa, tumbuhan cabe hanya butuh lahan tanam (tanah) dengan kelembaban yang cukup, artinya jumlah airnya tidak berlebihan dan juga tidak kekurangan.
Pastikan bahwa tanah lahan tanam cabe tetap dalam kondisi lunak dan tentunya tidak mengandung air dalam jumlah banyak. Banyaknya air yang terkandung di dalam tanah dan tumbuhan juga sanggup memicu tumbuhan mengalami hidrasi (kelebihan air), sementara itu tumbuhan cabe juga tidak mengalami kekurangan air (dehidrasi).
Kekurangan air juga sanggup menjadi penyebab buah cabe gampang rontok/berguguran. Pada kondisi yang kritis (dehidrasi, kekurangan cairan), maka tumbuhan cabe gampang mengalami stress, sehingga pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan akan menjadi terhambat, dan kalau dibiarkan dalam waktu relatif lama, tentu saja akan berdampak pada kegagalan panen, dan buah cabe kurang sehat, balasannya gampang terjangkit penyakit.
Curah Hujan
Curah hujan tinggi, juga sanggup menjadi alasan penyebab mengapa buah cabe sering rontok. Tangkai buah cabe sangat sensitif dengan curah hujan yang tinggi. Jika cahaya kurang dan jumlah air berlebih pada tanaman, tentu saja pada buah cabe yang sudah tua, maka tangkai buahnya gampang membusuk.
Simak juga artikel seputar cabe lainnya:
- Pengalaman Pak Rinoto Menanam Cabai Berbuah Lebat
- Pencegahan Dan Pengendalian Hama Ulat Grayak Pada Tanaman Cabai
- Cara Peremajaan Kembali Tanaman Cabai Yang Sudah Tidak Produktif
- Cara Pencegahan Awal Gejala Penyakit Patek (Antraknosa) Pada Cabai
Dan masih banyak faktor lainnya yang sanggup menimbulkan insiden kerontokan/absisi pada tumbuhan cabai. Semoga sedikit isu ini sanggup bermanfaat bagi sahabat tani sekalian. Terima kasih atas kunjungannya disitus Kabartani.com.
Sumber https://kabartani.com


