√ Makna Dan Filosofi Bagong
Konten [Tampil]
BAGONG ....................adalah anak angkat ketiga Semar. Dia adik Gareng dan Petruk. Diceritakan saat itu Gareng dan Petruk minta dicarikan teman, sanghyang Tunggal bersabda :"Ketahuilah bahwa temanmu yaitu bayanganmu sendiri." Seketika itu bayangan bermetamorfosis insan dan selanjutnya diberi nama Bagong.
Bagong berbadan pendek, gemuk menyerupai semar tetapi mata dan verbal lebar. Ia mempunyai tabiat banyak bercanda, cerdik menciptakan lelucon, bahkan terkadang saking lucunya menjadi menjengkelkan. Beradat lancang, tetapi jujur, dan juga sakti. Kalau menjalankan kiprah terkadang tergesa-gesa kurang perhitungan. Bagong bersuara besar dan kedengaran agak kendor di leher.
Ada yang menyampaikan jika Bagong berasal dari kata Baghoo (bahasa Arab) yang artinya bahagia membangkang/ menentang, tidak gampang berdasarkan atau percaya pada pesan yang tersirat orang lain. Ini juga menjadi pesan yang tersirat pada tuannya bahwa insan didunia ini mempunyai tabiat yang majemuk dan perlu diperhatikan dan diwaspadai dari tabiat dan abjad masing - masing tabiat tersebut.
Inti pendidikan dan kebijaksanaan pekerti :
Sumber http://mtsmafaljpr.blogspot.com
Bagong berbadan pendek, gemuk menyerupai semar tetapi mata dan verbal lebar. Ia mempunyai tabiat banyak bercanda, cerdik menciptakan lelucon, bahkan terkadang saking lucunya menjadi menjengkelkan. Beradat lancang, tetapi jujur, dan juga sakti. Kalau menjalankan kiprah terkadang tergesa-gesa kurang perhitungan. Bagong bersuara besar dan kedengaran agak kendor di leher.
Ada yang menyampaikan jika Bagong berasal dari kata Baghoo (bahasa Arab) yang artinya bahagia membangkang/ menentang, tidak gampang berdasarkan atau percaya pada pesan yang tersirat orang lain. Ini juga menjadi pesan yang tersirat pada tuannya bahwa insan didunia ini mempunyai tabiat yang majemuk dan perlu diperhatikan dan diwaspadai dari tabiat dan abjad masing - masing tabiat tersebut.
Inti pendidikan dan kebijaksanaan pekerti :
- Hidup ini perlu hiburan
- Setiap tindakan jangan tergesa-gesa dalam pelaksanaannya, harus diperhitungkan terlebih dahulu, minimal efek negatif dan konkret yang akan timbul tanggapan dari perbuatan kita tersebut.
- Pelajari aneka macam macam watak/ abjad insan supaya kita dapat hidup bermasyarakat dengan baik.
- kejujuran modal utama dalam bermasyarakat, tanpa itu kita akan dijauhi oleh orang lain.
