Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Cara Pemangkasan Tanaman Jeruk Untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Jeruk

Konten [Tampil]

Kabartani.com – Dalam budidaya jeruk dikenal ada dua macam pemangkasan, yaitu pemangkasan bentuk dan pemangkasan pemeliharaan. Pemangkasan bentuk dilakukan pada tumbuhan yang belum produksi (umur 0-3 tahun) atau menurut ketegaran pertumbuhan tumbuhan di lapang.


Tujuannya untuk membentuk kerangka atau struktur percabangan atau sering disebut arsitektura pohon yang diinginkan. Bentuk percabangan yang paling ideal yakni mengikuti format 1-3-9, yaitu terdiri dari 1 batang utama, 3 cabang primer dan 9 cabang sekunder.


Produktivitas tumbuhan sangat dipengaruhi oleh luas permukaan dan bukan volume tajuk. Artinya, makin luas belahan tajuk yang terkena sinar matahari, makin tinggi produktivitasnya.


Pemangkasan pemeliharaan yaitu pemangkasan yang dilakukan pada tumbuhan yang sudah produktif, berumur lebih dari 3 tahun dan biasanya dilaksanakan sehabis panen, dengan tujuan menyeimbangkan pertumbuhan vegetatif dan generatif.


Manfaat dari pemangkasan pemeliharaan adalah:



  • Mempertahankan bentuk arsitektur pohon dari bentuk format bakunya

  • Mengurangi terjadinya fluktuasi pembuahan tahunan

  • Mengefisienkan pemeliharaan kebun

  • Meningkatkan umur produktif pohon

  • Menghilangkan ranting-ranting rusak


Mempertahankan iklim mikro ideal di sekitar tumbuhan dengan minimal 30% sinar matahari sanggup menembus ke belahan dalam tajuk tanaman, sehingga kondisi tumbuhan dan kebun tidak terlalu lembab yang sanggup mengurangi tingkat serangan hama dan terutama penyakit.


Pemangkasan pemeliharaan yang dilakukan dengan baik dan benar, akan mempertahankan bentuk arsitektur pohon yang ideal, meningkatkan kesehatan pohon, produktivitas dan mutu buah yang dihasilkan, serta mengurangi terjadinya fluktuasi pembuahan tahunan sebab ter capainya keseimbangan pertumbuhan vegetatif dan generatif.


Sebaliknya, apabila pemangkasan pemeliharaan ini dilakukan secara sembarangan sanggup berakibat pembuahan mundur, produktivitas dan mutu buah menurun.


 Dalam budidaya jeruk dikenal ada dua macam pemangkasan √ Cara Pemangkasan Tanaman Jeruk Untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Jeruk
Gambar 1. Tanaman yang belum dipangkas


Tahapan Pemangkasan Pemeliharaan


1. Pemangkasan berat dilakukan setelah panen, banyak obyek yang harus dipangkas dengan tujuan utama mengatur pembungaan berikutnya, sedangkan pemangkasan ringan dilakukan untuk setiap dikala guna menjaga bentuk ideal pohon.


2. Gunting pangkas, gergaji pangkas atau alat pertanian lainnya sebelum dan setelah dipakai memangkas harus dicelupkan atau dilap kapas yang dibasahi alkohol 70% atau klorox.



  • Memotong cabang/ranting harus dilakukan di belahan pangkal cabang/ranting tersebut, agar tidak tumbuh tunas lagi.

  • Memotong tunas-tunas yang tumbuh di pangkal batang bawah sebab akan mengganggu pertumbuhan batang utama.

  • Memotong tunas air yang tumbuh cepat, sehingga pertumbuhan tunas lain terhambat, berduri dan tidak sulit berbuah berbuah.

  • Memotong ranting-ranting kecil yang pertumbuhannya mengarah kedalam belahan tumbuhan sebab hanya akan menjadi sarang hama dan penyakit.

  • Membuang ranting-ranting kering sehingga akan tumbuh tunas yang baru.

  • Memotong ranting atau tunas yang terjangkit hama penyakit sekaligus membuang sumber penularannya.

  • Mengurangi jumlah ranting/tunas pada tajuk yang berlebihan sehingga jumlah tidak terlalu lebat.

  • Menggunting bekas tangkai buah agar tumbuh tunas bunga pada ranting tersebut sehingga produktivitasnya relatif stabil.

  • Mengumpulkan ranting-ranting bekas pangkasan di satu daerah kemudian dibakar agar sanitasi kebun sanggup terjaga.


 Dalam budidaya jeruk dikenal ada dua macam pemangkasan √ Cara Pemangkasan Tanaman Jeruk Untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Jeruk
Gambar 2. Contoh belahan yang dipangkas (tunas batang bawah, bekas tangkai dan ranting kering)


Simak juga :



Pemangkasan pemeliharaan apabila dilakukan secara rutin maka jumlah pangkasan (volume pekerjaan) dari tahun ke tahun akan menurun. Oleh sebab itu, setiap memonitor tumbuhan sebaiknya membawa gunting pangkas untuk melaksanakan pemangkasan ringan apabila ada obyek yang harus dipangkas.



Sumber https://kabartani.com