√ Panduan Menciptakan Konsentrat Sapi Potong Pakan Perhiasan Bergizi Seimbang
Kabartani.com – Konsentrat merupakan pakan ternak bergizi tinggi yang tersusun dari beberapa materi pakan dengan proporsi jumlah dan kan- dungan nutrisi yang berimbang. Konsentrat tersusun dari banyak sekali materi pakan lokal dengan biaya yang murah, gampang diperoleh dan berkualitas baik.
Konsentrat berfungsi sebagai pakan tambahan untuk melengkapi pakan dasar (pakan sumber serat/rumput).
- Sebagai sumber protein
- Sebagai sumber energi
- Sebagai pakan pelengkap
Untuk berfungsi optimal konsentrat harus tersusun dari: pakan sumber protein tinggi, pakan sumber energi tinggi serta pakan sumber vitamin dan mineral.
A. Langkah Pembuatan Konsentrat
1. Penentuan kandungan gizi /nutrisi Kandungan gizi ideal untuk konsentrat yaitu :
- Kadar Air maks : 12%
- Protein Kasar minimal 12%
- Lemak Kasar maks 6%
- SK maks 12-17%
- Abu maks 10%
- TDN min 64%.
2. Penentuan formula materi penyusun Formulasi konsentrat sanggup bervariasi luas, tanpa memperlihatkan imbas faktual terhadap tampilan produktivitas ternak, yang perlu diperhatikan yaitu keseimbangan nutrisi, ketersediaan, kandungan nutrisi, harga, adanya faktor pembatas/zat racun/ anti nutrisi.
Pakan seimbang, selain harus sanggup memenuhi kebutuhan nutrien ternak harganya juga harus murah, oleh lantaran itu sebaiknya memakai materi pakan lokal yang tersedia di tempat. Hindari atau minimalkan materi pakan yang berasal dari luar tempat yang pada umumnya mahal lantaran ada tambahan biaya transport, namun bisa dipakai kalau memang harganya murah.
Optimalisasi penggunaan materi pakan asal limbah pertanian, perkebunan maupun agroindustri diharapkan selain menurunkan biaya ransum juga bisa menghasilkan produktivitas secara optimal.
Tabel 1. Alternatif formula konsentrat
| Nama Bahan | Alt I | Alt II | Alt III | Alt IV |
|---|---|---|---|---|
| Desak | 50 | 60 | 40 | 32 |
| Singkong | 18 | 25 | 27 | 45 |
| Ampas tahu | 14 | 12 | – | 10 |
| Jagung | 10 | – | 15 | 10 |
| Kulit kopi | 5 | – | 15 | – |
| Kapur | 0,5 | 0,5 | 1 | 1 |
| Urea | 1 | 1 | 1 | 1 |
| Mineral | 1 | 1 | – | – |
| Garam | 0,5 | 0,5 | 1 | 1 |
| % Bahan | 100 | 100 | 100 | 100 |
| Total PK | 12,2 | 11,5 | 9,6 | 10,2 |
| Total TDN | 68,6 | 69,1 | 66,6 | 68,8 |
B. Proses Pencampuran Bahan
Pencampuran materi dilakukan secara homogen biar ternak memperoleh kandungan gizi yang merata. Untuk itu semua materi diupayakan berbentuk tepung sehingga memudahkan dalam pencampuran.
Cara pencampuran sederhana memakai sekop yaitu sebagai berikut:
- Timbang semua materi pakan yang diharapkan sesuai formula.
- Lakukan pencampuran awal untuk bahanbahan yang jumlahnya sedikit.
- Susun tumpukan materi berbentuk pyramid dengan materi yang jumlahnya paling banyak ditebarkan terlebih dahulu diatas lantai, lalu dilapisi dengan materi yang jumlah lebih kecil.
- Lakukan secara berurutan hingga semua materi membentuk lapisan, secara berurutan dari yang paling banyak hingga yang paling sedikit jumlahnya.
- Tumpukan bahan-bahan tersebut diaduk secara merata memakai sekop.
- Lakukan pengamatan apakah materi telah tercampur dengan baik.
- Konsentrat siap untuk dipakai atau dikemas.
C. Pengemasan
Prinsip pengemasan yaitu bagaimana biar produk gampang ditangani, disimpan dan terhindar dari kerusakan sehingga sesudah pencampuran final dilakukan konsentrat dimasukkan dalam karung dan disimpan dalam gudang. Upayakan ruangan dalam gudang tidak lembab dan sirkulasi udara baik.
D. Cara Pemberian Konsentrat
Penggunaan konsentrat untuk ternak sapi 25% dari materi kering ransum sesuai dengan status fisiologi ternak, dan untuk ternak kambing pinjaman konsentrat 0,5-1,5% dari bobot tubuh dan diutamakan pada fase bunting, masa laktasi dan untuk penggemukan.
Simak juga :
- Cara Membuat KANDANG SAPI Model Koloni
- Mengenal Sistem Pembibitan Sapi Potong Model Grati
- Teknologi Penggemukan Sapi Potong Secara Keraman
Sumber https://kabartani.com
