Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Cara Menciptakan Sangkar Sapi Model Koloni

Konten [Tampil]

Kabartani.com – Kandang merupakan suatu bangunan yang dipakai untuk kawasan tinggal ternak sepanjang hidupnya. Usaha ternak sapi yang dikelola dengan baik akan memerlukan administrasi sangkar semoga sistem pemeliharaan sanggup optimal.


Kandang berfungsi sebagai pelindung ternak dari hujan, banjir, panas, memudahkan pengawasan/penanganan dan sebagainya. Pada sistem pemeliharaan ekstensif fungsi sangkar hanya ketika tertentu saja. Sedangkan pada pemeliharaan intensif ternak dipelihara terus menerus di dalam sangkar sehingga sangkar sangat penting.


Model Kandang Koloni


Kandang koloni atau sangkar kelompok merupakan sangkar yang ditempati beberapa ekor ternak (lihat Gambar kontruksi), secara bebas tanpa diikat, berfungsi sebagai kawasan perkawinan dan pembesaran anak hingga disapih, perkandangan model koloni diperlukan sanggup meningkatkan keberhasilan reproduksi dan efisiensi penggunaan tenaga kerja alasannya pejantan dipelihara dalam satu kandang.


Simak juga Meracik Sendiri Ramuan Jamu Sehat Untuk Sapi Potong


Kandang koloni dengan panjang 25 meter persegi dan lebar 7 meter persegi sanggup menampung ternak sapi sebanyak 25 ekor sapi per kandang.


 Kandang merupakan suatu bangunan yang dipakai untuk kawasan tinggal ternak sepanjang hid √ Cara Membuat KANDANG SAPI Model Koloni


 Kandang merupakan suatu bangunan yang dipakai untuk kawasan tinggal ternak sepanjang hid √ Cara Membuat KANDANG SAPI Model Koloni


Teknis Pemeliharaan


Sistem pemeliharaan ternak sapi dengan sangkar koloni ialah untuk sapi bibit atau pemeliharaan sapi betina produktif, adapun kapasitas satu sangkar koloni ialah 24 ekor betina bibit 1 ekor pejantan. Dasar lantai ialah beton lalu diberikan serbuk gergaji/sekam/tankos dicacah setebal 10 cm, feses dan urine dibiarkan dalam kandang, sisa pakan dimasukkan dalam sangkar yang sanggup menambah biomas kompos.


Keuntungan sangkar koloni



  • Penggunaan tenaga kerja lebih efisien dibandingkan sangkar individu. Pekerjaan rutin sehari-hari menyerupai memberi pakan, membersihkan kawasan pakan dan minum cukup dilakukan oleh satu orang untuk pemeliharaan 50 ekor sapi.

  • Perkawinan dilakukan secara alami sehingga tingkat keberhasilan kebuntingan lebih tinggi.

  • Pupuk sangkar terkumpul dipanen 3 bulan sekali. Kompos ini memiliki kualitas tinggi alasannya dekomposisi secara alami yang diinjak oleh ternak selama dalam kandang. Sewaktu panen kompos lalu dikeringkan/dibiarkan pada kawasan teduh, sehabis kering kompos siap dihancurkan dan dikemas.


Simak juga : Cara Memperpendek Jarak Beranak (Calving Interval) Sapi



Sumber https://kabartani.com