Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Biochar Sekam Padi Pembenah Tanah Dalam Budidaya Bawang Merah Lahan Kering

Konten [Tampil]

Kabartani.com – Bawang merah ialah salah satu komoditas hortikultura yang kerap kali menjadikan inflansi pada akhir-akhir ini, selain cabai. Oleh alasannya ialah itu, pemerintah memperlihatkan perhatian prioritas pada komoditas ini melalui banyak sekali aktivitas untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat sepanjang waktu semoga tidak terjadi gejolak harga.


Salah satu upaya tersebut ialah penanaman sepanjang waktu dan ekstensifikasi pada lahan gres khususnya pada lahan kering yang selama ini belum diusahakan secara maksimal untuk pengembanan kedua komoditas tersebut.


Pengembangan lahan kering untuk bawang merah mempunyai permasalahan, antara lain: sifat fisik, kimia dan biologisnya yang kurang mendukung. Sementara itu tumbuhan bawang merah membutuhkan tanah yang remah dan kandungan unsur hara yang cukup tinggi, khususnya N, P dan K (Rahayu, M., 2010).


Untuk ekstensifikasi komoditas bawang merah pada lahan kering khususnya pada jenis tanah regosol memperlihatkan peluang besar, alasannya ialah tanah ini mempunyai konsistensi yang menguntungkan untuk pertumbuhan umbi bawang merah.


Untuk sanggup meningkatkan produktivitas bawang merah pada tanah ini dibutuhkan pengelolaan yang intensif, alasannya ialah tanah ini pada umumnya mempunyai tingkat kesuburan yang rendah.


Oleh alasannya ialah itu perlu upaya intensifikasi melalui perjuangan perbaikan kesuburan tanah yaitu dengan memperlihatkan materi pembenah tanah yang sanggup memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah dan juga sanggup membuat lingkungan yang sesuai dengan kehidupan mikroorganisme.


Sekam Padi – BioChar


Biochar (pembenah tanah) ialah arang hasil pembakaran dengan proses pirolisis dan merupakan materi organik yang sanggup bertahan usang didalam tanah dan banyak dimanfaatkan sebagai materi pembenah tanah.


Dampak eksklusif Biochar terhadap perbaikan sifat fisik, kimia dan biologi tanah berimplikasi pada peningkatan hasil tanah, melalui:



  • Meningkatkan kemampuan tanah dalam mengikat air

  • Meningkatkan kapasitas tukar kation (KTK)

  • Meningkatkan karbon organik khususnya pada kedalaman 0-10 cm

  • Menurunkan kemasaman tanah

  • Mengurangi pelindihan nitrogen

  • Menurunkan gas CH4 dan N2O yang terlepas ke udara

  • Meningkatkan ketersediaan Ca dan Mg didalam tanah

  • Meningkatkan efesiensi pemupukan


Dengan penggunaan Biochar dari materi sekam padi telah terbukti sanggup mengurangi penggunaan pupuk anorganik, mempercepat pertumbuhan tumbuhan dan meningkatkan kualitas hasil pada tumbuhan bawang merah yang dilakukan di KP. Narmada, BPTP NTB, (Rahayu, M., 2014).


Potensi Ketersediaan Bio-Char dari Sekam Padi


Jumlah rice milling di NTB tahun 2014 sebanyak 3.128 unit yang diprediksi menghasilkan limbah sekam padi sebanyak 634.991,1 ton atau 30% dari produksi gabah. Pembuatan Biochar bisa memakai wadah drum bekas yang didesain secara khusus yaitu dengan menambahkan cerobong saringan didalamnya yang berfungsi menyalurkan api dari bawah ke bab dalam, sehingga panas akan menyebar merata dalam sekam, drum juga dibuatkan epilog rapat sehingga pembakaran terjadi didalam kondisi rendah oksigen.


 Bawang merah ialah salah satu komoditas hortikultura yang kerap kali menjadikan inflans √ BIOCHAR Sekam Padi Pembenah Tanah dalam Budidaya Bawang Merah Lahan Kering


Dengan cara tersebut maka volume sekam padi yang menjadi Biochar sebesar 75% (biochar) dan 25% berupa abu, selama kurang lebih 90 menit.


Simak juga:



Sumber: Muji Rahayu (BPTP NTB, 2016)



Sumber https://kabartani.com