Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ 3 Teknik Perbanyakan Benih Manggis Yg Sering Digunakan

Konten [Tampil]

Kabartani.comManggis (Garcinia mangostana L.) merupakan salah satu buah tropik yang cukup terkenal dan digemari oleh masyarakat Indonesia. Di dunia internasional manggis mendapat julukan sebagai “Queen of Fruit” lantaran keistimewaan dan kelezatan serta tekstur daging buah yang dimilikinya.


Salah satu problem serius dalam budidaya manggis hingga sekarang yakni sangat lambatnya laju tumbuh dan panjangnya masa sampaumur tanaman, sehingga untuk mulai berbuah memerlukan waktu sekitar 10-15 tahun. Hal ini mungkin yang merupakan penyebab enggannya para petani untuk membuatkan manggis dalam skala luas.


Langkah awal dan faktor penting dalam menunjang pengembangan manggis ini yakni tersedianya benih manggis bermutu dalam jumlah cukup, waktu singkat dan harga terjangkau. Benih bermutu yakni tumbuhan muda yang sehat, seragam dan mempunyai sifat-sifat istimewa menyerupai cepat berbuah, produksi tinggi dan kualitas buah baik.


Perbanyakan Tanaman Manggis


Kondisi perbenihan manggis yang ada ketika ini masih memprihatinkan lantaran benih yang dihasilkan masih banyak yang berkualitas rendah dan belum berlabel. Hal ini disebabkan penangkar banyak yang memakai teknik produksi dan materi tumbuhan (biji, batang bawah dan entris) yang seadanya tanpa seleksi.


Konsumen benih banyak yang belum peduli dengan label benih serta lemahnya pengawasan mutu benih manggis jawaban terbatasnya kemampuan petugas pengawas benih dan belum adanya standar baku mutu benih.


1. Perbanyakan dengan Biji


 merupakan salah satu buah tropik yang cukup terkenal dan digemari oleh masyarakat Indonesi √ 3 Teknik Perbanyakan BENIH MANGGIS yg Sering Digunakan


Perbanyakan melalui biji merupakan cara yang paling umum dalam membenihkan tumbuhan manggis, lantaran mudah, murah dan lebih simpel dibandingkan dengan cara perbanyakan lainnya menyerupai penyusuan, sambung pucuk atau kultur jaringan.


Selain itu, terbentuknya biji bukan lantaran penyerbukan dan pembuahan melainkan lantaran acara jaringan nuselar sehingga biji yang dihasilkan bersifat vegetatif dan tanamannya secara genetis sama dengan induknya.


Biji manggis termasuk biji yang gampang dan cepat berkecambah dengan persentase perkecambahan cukup tinggi yaitu lebih dari 90% dan kecepatan berkecambah antara 2-3 minggu asalkan biji yang disemaikan tersebut sehan dan berbobot sekitar 1 gram atau lebih.


Biji yang akan dipakai sebaiknya diambil dari buah yang masaknya lebih awal dari pohon induk yang genjah, produktif dan stabil. Ada dugaan bahwa biji yang menyerupai ini akan mewarisi sifat genjah sekaligus mencegah perpilihnya sifat lambat berbuah dari tumbuhan yang akan dihasilkan nantinya.


Kelemahan biji manggis sebagai benih antara lain yakni lambatnya laju pertumbuhan tumbuhan dan panjangnya masa sampaumur tumbuhan sehingga untuk mulai berbuah memerlukan waktu yang cukup lama, yakni 10-15 tahun, bahkan ada yang mulai berbuah sehabis 20-22 tahun.


Kelemahan lainnya yakni tanamannya akan mempunyai arsitektur yang tinggi, sehingga menyulitkan menyulitkan upaya pemeliharaan atau pengelolaan tumbuhan serta pemanenan buah.


2. Perbanyakan dengan Sambung Pucuk


 merupakan salah satu buah tropik yang cukup terkenal dan digemari oleh masyarakat Indonesi √ 3 Teknik Perbanyakan BENIH MANGGIS yg Sering Digunakan


Teknik pembenihan manggis secara vegetatif yang disarankan hingga ketika ini yakni sambung pucuk, lantaran pelaksanaannya lebih gampang dan lebih praktis, dibandingkan dengan penyusuan, sanggup menghasilkan benih dalam jumlah cukup banyak dan lebih cepat berbuah dibandingkan dengan benih yang berasal dari biji. Benih manggis yang berasal dari sambung pucuk dan susuan sudah mulai berbuah pada umur 4-5 tahun sehabis tanam.


Dari beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Balitbu (Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika) memperlihatkan bahwa penggunaan entris sepanjang satu ruas dengan model celah dan posisi sambungan pada kepingan batang bawah yang telah berwarna kecoklatan menawarkan hasil lebih baik dalam perbanyakan manggis secara sambung pucuk. Penyisaan helaian daun manggis sanggup meningkatkan keberhasilan sambung pucuk tumbuhan manggis.


Keuntungan benih manggis sambungan antara lain lebih cepat berbuah yaitu sekitar 4-5 tahun, arsitektur tanamannya rendah sehingga gampang pemeliharaan dan panen serta populasi per satuan luas bisa lebih banyak lantaran sanggup memakai jarak tanam rapat.


Kelemahannya antara lain yakni pertumbuhannya menjadi lebih lambat dan banyak yang arah pertumbuhannya menyamping, sehingga bentuk tumbuhan tidak menarik. Tetapi hal ini bisa dihindari dengan memakai batang bawah dan entris yang terseleksi dan memenuhi syarat menyerupai telah mencapai kondisi siap sambung dengan entris tunas pucuk yang sedang dorman dengan posisi sentral bukan tunas pucuk samping.


Produktivitas per pohon lebih rendah dibanding tumbuhan dari biji, tetapi produktivitas per satuan luasnya sanggup ditingkatkan dengan penanaman jarak tanam rapat.


3. Perbanyakan dengan Kultur Jaringan


Perbanyakan benih manggis secara konvensional mempunyai beberapa kelemahan, yakni sulit untuk mendapat benih dalam jumlah yang banyak, lambat dan tidak seragam. Oleh lantaran itu, kultur jaringan atau kultur in vitro menjadi salah satu alternatif dalam memproduksi benih manggis. Bagaimana caranya? simak selengkapnya disini: Teknologi Perbanyakan Benih Manggis Secara Kultur in Vitro.


Simak juga: 3 Teknik Memacu Laju Tumbuh Manggis Hingga 2 Kali Lipat



Sumber https://kabartani.com