√ Produksi Massal Batang Bawah Jeruk Melalui Embrio Somatik
Kabartani.com – Perkembangan protokol kultur jaringan dalam perbanyakan sel dan jaringan telah hingga pada level yang memungkinkan untuk melaksanakan industrialisasi pembenihan dan penyediaan materi dasar industri.
Selain bisa memperbanyak tumbuhan yang sama dengan induknya (true to type), menghasilkan tumbuhan yang bebas patogen sistemik, dan mengatasi permasalahan perbanyakan tumbuhan yang tidak sanggup diperbanyak secara konvensial.
Embriogenesis somatik yaitu suatu pembentukan embrio dari bab somatik tumbuhan yang bukan termasuk sel zigotik. Sumber sel somatik ini biasanya secara alamiah tidak terlibat dalam pembentukan dan perkembangan embrio.
Penggunaan sel-sel somatik sebagai eksplan dalam protokol kultur jaringan akan memungkinkan pertumbuhan dan diferensiasi sel-sel somatik tersebut menjadi embrio, yang disebut embrio somatik. Embrio somatik secara morfologi juga sama dengan embrio zigotik yaitu bipolar dengan tipe organ yang sama terdiri dari radical, hipokotil, dan kotiledon.
Dengan memakai eksplan dari jaringan nusellus, tumbuhan serta penerapan teknologi embriogenesis somatik (somatic embryogenesis) memakai bioreaktor terbukti bisa menghasilkan materi perbanyakan jeruk dalam jumlah masal dan bebas patogen sistemik.
Tahapan Produksi Benih melalui Embrio Somatik
1. Persiapan Eksplan: Kultur Nucellus

Eksplan nusellus batang bawah jeruk berasal dari buah yang berumur 10-14 minggu sesudah bunga mekar. Eksplan nusellus JC sanggup menghasilkan 2-8 embrio per eksplan serta kalus pada media inisiasi MS tanpa zat pengatur tumbuh. Kalus mulai tumbuh pada umur 15-45 hari sesudah tanam.
2. Produksi Kalus Embriogenik

Kalus yang tumbuh, pada tahap awal akan tumbuh sebagai kalus yang halus dan risikonya akan berubah menjadi kalus embrionik jikalau disubkulturkan pada media MS + 3 ppm BA + 500 mg/l ME + 5% sukrosa.
3. Produksi Massal Kalus Embriogenik

Selain pada media padat, kalus embriogenik sanggup diproduksi atau diperbanyak secara massal dengan pada media MS cair (inorganik + komponen organik didalam erlenmeyer serta di shaker (kurang lebih 100 rpm) atau diperbanyak dalam dan bioreactor (3 gram kalus/l media), embrio yang akan tumbuh/bulb ± 5000.
4. Produksi Planlet

Embrio yang tumbuh pada erlenmeyer atau bioreactor ditrasnfer pada RITA Bioreaktor, dengan memakai sistem TIS (Temporary Immersion System). Kalus embrionik akan memperbanyak dan berkembang dengan baik menjadi planlet pada media MS cair + 3 ppm BA + 500 mg/l ME + 5% sukrosa.
5. Aklimatisasi Planlet

Planlet yang telah siap besar (tinggi 5 cm) diaklimatisasi dan dipelihara hingga siap untuk disambung.
Demikian artikel mengenai bagaimana cara Produksi Massal Batang Bawah Jeruk melalui Embrio Somatik. Semoga informasi ini bermanfaat bagi sobatani sekalian. Jangan lupa share dan kasih komentar ya. Terima kasih.
Simak juga :
- Cara Mengganti Media Tumbuh pada Tabulampot Jeruk
- Panduan Budidaya Jeruk Bebas Penyakit
- Cara Pemangkasan Tanaman Jeruk untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Jeruk
Sumber https://kabartani.com