√ Klarifikasi Penggunaan Being Dan Pola Kalimat
Konten [Tampil]
Saya akan menjelaskan wacana bentuk present participle dari 'be', yakni 'being'.
Di bawah ini, saya akan menjelaskan tiga bentuk pola pemakaian being dalam sebuah kalimat.
Semoga klarifikasi singkat ini bermanfaat buat anda yang sedang berguru grammar bahasa Inggris dan rujukan penggunaannya.
Penjelasan pola/rumus being dalam kalimat
1. Being + adjective
Pola being plus adjective dipakai untuk mengungkapkan behavior (tingkah laku) atau sebuah action (tindakan).
Contoh kalimat:
You are being ashamed when you meet Palupi.
Artinya = Kamu aib saat bertemu dengan Palupi.
2. Being + past participle
Kita memakai ini rumus ini untuk kalimat yang bermakna pasif dengan bentuk waktu present continuous tense dan past continuous tense.
Contoh kalimat:
Dinner is being cooked by Asrini.
Artinya = Makan makan sedang dimasak oleh Asrini.
The car was being repaired.
Artinya = Mobil telah diperbaiki.
3. Being untuk participle clauses
Being juga dapat dipakai untuk adverbial participle clause. Biasanya dipakai dalam goresan pena formal.
Disebut juga link verb, yakni clause yang dipakai untuk menjelaskan wacana alasan terhadap sesuatu.
Contoh kalimat:
- Being late, he couldn't enter the class.
Kalimat di atas dapat juga ditulis dalam bentuk:
Because he is late, he couldn't enter the class.
Artinya = Karena telat, ia tidak dapat masuk kelas.
-Being careless, she didn't want to get involved.
Artinya = alasannya tidak peduli, beliau tidak ingin terlibat.