√ 7 Daftar Bahasa Unik Dan Langka Yang Ada Di Dunia
Bahasa merupakan alat komunikasi yang berperan dalam kehidupan tiap orang untuk berkomunikasi di lingkungan sosial.
Menurut PBB, rata-rata sebuah bahasa lenyap tiap dua ahad dan hampir sekitar 6000-an bahasa di dunia terancam kepunahan.
Hal ini dikarenakan alasan mereka untuk memakai bahasa tersebut juga mati. Akan sangat mengerikan kalau menmbayangkan janjkematian sebuah bahasa, yang berarti juga janjkematian suatu budaya.
Di dunia ini, cukup banyak orang-orang yang mempunyai pandangan bahwa penting untuk mempelajari bahasa popular lain selain bahasa orisinil tempat tinggal mereka. Namun tahukah anda bahwa di dunia ini juga terdapat bahasa yang tergolong unik dan langka.
Bahasa Unik di Dunia
Berikut merupakan 7 daftar bahas yang unik dan langka di dunia!
1. Dumi (Dumi Bo’o, Bro Dumi, Lsi Rai, Ro’Bo’Do, Sotmali)

Bahasa unik dan langka di dunia yang pertama adalaha dumi. Dumi merupakan bahasa yang biasanya digunakan di Nepal, tepatnya di kawasan erat dengan sungai Tekan dan Rava.
Bahasa ini juga digunakan di kawasan pegunungan kabupateng Khotang yang berlokasi di Nepal Timur.
Bahasa ini juga merupakan serpihan dari rumpu bahasa Tibeto-Burman dan hanya 8 orang yang berbicara memakai bahasa ini di tahun 2007. Sehingga bahasa ini dianggap kritis hingga terancam punah.
2. Njerep Njerep Bantoid

Bahasa unik dan langka di dunia yang selanjutnya yakni Njerep Njerep Bantoid. Njerep Njerep Bantoid merupakan bahasa yang diucapkan di Nigeria dan bahasa ini juga pernah diucapkan dikamerun, namun kini sudah tidak lagi.
Sekarang ini, Bahasa njerep sudah digantikan oleh Mambila dan dengan dialek yang berbeda. Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2007, hanya ada 4 orang yang masih berbicara memakai bahasa njerep.
3. Kaixana

Bahasa unik dan langka di dunia yang ketiga yakni kaixana (caixana). Kaixana merupakan salah satu bahasa yang terancam akan punah. Bahasa kaixana pernah digunakan di erat tepi sungai Japura, Brasil.
Dengan berjalannya waktu, pemukim portugis mengambil alih wilayah tersebut dan pada sebuah studi tahun 2006 memberitahukan bahwa hanya tinggal satu orang yang masih berbicara memakai bahasa kaixana.
4. Lemerig
Bahasa unik dan langka di dunia yang keempat yakni lemerig. Lemerig meruapakan bahasa yang digunakan di sebuah pulau di serpihan samudra pasifik, berjulukan Vanuatu.
Lebih khusus lagi, bahasa lemerig digunakan di pulau Lava Vanua. Bahasa ini hanya mempunyai 2 orang yang sanggup berbicara dengan lancar.
5. Taushiro (Pinche/Pinchi)

Bahasa unik dan langka di dunia yang kelima yakni taushiro. Taushiro merupakan bahasa orisinil peru yang digunakan dan diucapkan di wilayah sungai tigre.
Bahasa ini juga dikenal dengan bahasa isolate, yaitu tidak mempunyai kekerabatan kasatmata dengan bahasa lainnya.
6. Chamicuro

Bahasa unik dan langka di dunia yang keenam yakni Chamicuro. Chamicuro merupakan bahasa yang umumnya digunakan di Peru dan ketika ini sudah dianggap dalam keadaan kritir alasannya yakni sebagian besar yang memakai bahasa ini sudah tua. Menurut sebuah studi tahun 2008, hanya 8 orang yang berbicara Chamicuro.
7. Liki

Bahasa unik dan langka di dunia yang ketujuh yakni Liki. Liki merupakan bahasa yang berasal dari kepulauan utara Sarmi, Jayapura dan statusnya juga dianggap kritis.
Di masa lalu, bahasa liki digunakan oleh para pejabat gereja lokal di wilayah itu. Sebuah studi tahun 2007 menyampaikan bahwa hanya 5 orang yang berbicara bahasa liki.
Pulau Dengan Bahasa yang Unik
Pulau dengan Bahasa Unik – Didunia ini aneka macam terdapat pulau-pulau yang mana setiap pulau mempunyai sopan santun istiadat masing-masing, tidak terkecuali bahasa yang digunakan. Berikut ini gosip unik mengenai beberapa pulau di dunia dengan bahasanya yang unik.
1. Pulau Malta

Malta yakni negara pulau yang terletak di mediterania, serpihan selatan Italy. Bahasa orisinil mereka disebut Maltese yang kemudian dijadikan bahasa resmi di pulau tersebut selain bahasa Inggris.
Maltese berasal dari bahasa Semitic menyerupai bahasa Arab dan Hebrew. Bahasa ini merupakan satu-satunya bahasa Semitic yang menjadi bahasa resmi dari European Union.
Maltese merupakan versi modern dari banyaknya turunan bahasa Arab yang digunakan di Sicily. Disana bahasa ini disebut Siculo-Arabic. Sejarahnya, Settlers tiba di Malta pada era ke-11, membawa bahasa ini.
Konflik yang terjadi di Eropa menjadikan tekanan bagi para Muslim di tengah era ke-13. Hal ini menjadikan pengguna bahasa Siculo-Arabic terisolasi dari pengguna bahasa Arab.
Di Sicily, bahasa Arab, terkadang diganti dengan bahasa Sicily, namun, bahasa ini tetap digunakan oleh sekelompok orang Italia di Malta.
Hal ini menimbulkan bahasa ini menjadi bahasa yang benar-benar berbeda. Saat ini, kira-kira setengah dari kosakata Maltanese berasal dari bahasa Italia.
2. Pulau Jeju
Pulau ini terbentang di pantai selatan Korea dan merupakan destinasi terkenal bagi para turis. Kebudayan yang berkembang di pulau ini berbeda dengan yang ditemukan di pulau utama.
Satu lagi, berkunjung ke pulau ini anda sanggup menikmati patung watu yang sangat terkenal disana, hareubang. Bahasa yang digunakan di pulau Jeju disebut Jejueo.
Bahasa ini dikenal sebagai dialek dalam bahasa Korea, namun, pada kenyataannya kedua bahasa mempunyai banyak perbedaan yang signifikan, sehingga para jago bahasa menyebut Jejueo sebagai bahasa tersendiri.
Perbedaan keduanya telah diuji di laboratorium bahasa. Dialek merupakan mutual variasi dari suatu bahasa yang sama. Pengguna bahasa dari tiga dialek yang ada di pulau utama diuji dengan mendengarkan dongeng dalam bahasa Jejueo selama 75 detik.
Kemudian, partisipan ditanya dengan beberapa pertanyan standard bahasa Korea seperti: “Berapa banyak orang yang ada di cerita?” Para pengguna bahasa standard Korean yang diuji tersebut hanya 5-12 persen benar dalam menjawab pertanyaan kecerdikan gampang yang diberikan pada mereka.
Hal ini mengindikasikan bahwa bahasa Jejueo merupakan bahasa yang berbeda, tidak menyerupai bahasa yang digunakan orang Korea pada umumnya.
3. Pulau Madagascar
Madagascar merupakan pulau besar yang terletak di Africa serpihan selatan, dan bahasa yang digunakan oleh penduduk orisinil disebut Malagasy.
Madagascar letaknya tidak terlalu terisolasi alasannya yakni dengan melaksanakan perjalanan singkat sudah sanggup mencapai sentra populasi di Afrika.
Yang menciptakan Malagasy menjadi bahasa yang unik adalah, bahasanya sangat berbeda dengan bahasa apapun yang ada di Afrika.
Malagasy termasuk dalam rumpun Austronesian, yang mempunyai kekerabatan erat dengan bahasa yang digunakan di Indonesia, yang jauhnya sekitar 7,500 km atau 4,700 mi.
Persamaan kedua bahasa tersebut dicatat oleh penjelajah Portugis ketika berkunjung kesana pada tahun 1600an. Catatan yang lebih lengkap ditemukan pada tahun 1950an, yang menciptakan bahasa ini termasuk dalam bahasa Austronesian.
Satu cara untuk menunjukkan persamaan keduanya yakni dengan membanding kosakata. Contoh mudahnya yakni sistem hitung.
Malagasy mempunyai sistem bahasa yang sama untuk angka menyerupai yang ditemukan pada bahasa Jawa dan Ilocano (bahasa yang digunakan di Indonesia dan Filipina), dan sistem angka tersebut sangat berbeda dengan yang ada pada bahasa Swahili dan Tsonga (bahasa Bantu Afrika). Ini beberapa pola sistem angka satu hingga lima dari kelima bahasa tersebut;
- Malagasy : iray, roa, telo, efatra, dimy
- IIocano : esa, dua, telu, empat, delima
- Javanese : siji, loro, telu, papat, lima
- Tsonga : n’we, mbirhi, nharhu, mune, ntlanu
- Swahili : moja, mbili, tatu, nne, tano
4. Australia

Australia intinya mempunyai ratusan bahasa Aborigin, dan sama menyerupai bahasa yang dijumpai di Papua Nugini, kekerabatan dari tiap bahasa tidak terang antara satu dan lainnya.
Namun, ada beberapa karakteristik dari bahasa yang ada di Australia yang menonjol. Secara umum, hal tersebut terlihat dari sedikit frikatif, yang merupakan bunyi yang dihasilkan dari bloking sebagian anutan udara, yang menciptakan desisan yang terdengar menyerupai “fish”.
Kenyataanya, setiap bahasa di dunia menghasilkan paling tidak satu jenis bunyi yang sama menyerupai itu. Namun, berbeda dengan Australia, alasannya yakni tidak ada frikative dalam bahasa mereka.
Suara lateral merupakan hal lain yang menciptakan bahasa Australia unik yang terdengar sama menyerupai English /l/. Perhatikan saja, bunyi /s/, /z/ dan jenis frikatif lainnya tidak akan dijumpai.
Banyaknya budaya Aborigin yang melarang interaksi antara anggota keluarga, sehingga, bahasa biasa tidak sanggup digunakan untuk semua orang.
Dan untuk anggota keluarga tertentu, ada peraturan untuk memakai cara khusus menyerupai “avoidance style” ketika berkomunikasi.
The avoidance style tersebut mempunyai sistem bahasa dan pengucapan yang sama menyerupai bahasa regular, namun berbeda dalam kosakata, hukum dalam memakai avoidance style berbeda dari budaya yang satu dan lainya. Namun, biasanya para menantu atau ipar tidak boleh memakai komunikasi eksklusif ketika berinteraksi.
Avoidance speech (tutur avoidance) lebih bersifat generik dari pada bahasa regular, dan terbagi menjadi beberapa istilah dan kemudian melebur menjadi satu. Contohnya di Bunuba, untuk menyebut jenis bumerang tertentu harus memakai kata ganti jalimanggurru.
5. Pulau Sentinel Utara
Pulau Sentine Utara merupakan satu dari beberapa pulau yang termasuk serpihan pulau Andaman, terletak di teluk Bengal. Pulau ini dihuni oleh mereka yang disebut Sentinelese.
Sangat sedikit yang diketahui dari penduduk pribumi pulau ini dikarenakan berdasarkan catatan yang ada, penduduk orisinil pulau ini sangat tidak ramah dan cenderung agresif terhadap pendatang.
Beberapa observasi yang dilakukan melalui foto menyatakan bahwa kaum Sentilnelese memang ada, dan mereka hidup menyerupai masyarakat jaman batu. Satu-satunya materi metal yang mereka gunakan berasal dari kapal yang karam.
Setelah gempa bumi yang melanda samudera India di 2014, pemerintah India mengirimkan helikopter terbang diatas pulau ini untuk mencari tahu apakah ada yang selamat dari tragedi gempa bumi tersebut.
Kaum Sentinelese diketahui berhasil selamat dan hal ini dibuktikan dengan cara mereka menyerang helikopter yang terbang diatas pulau dengan memakai tombak.
Kejadian tersebut tentu saja menggemparkan dunia. Dikarenakan penduduk Sentinel Utara sangat sulit didekati, hingga kini bahasa mereka masih menjadi misteri.
Sedikit informasi yang ada menciptakan para jago bahasa berspekulasi bahwa mereka (kaum Sentinelese) memakai bahasa Andaman yang biasa digunakan oleh para penduduk disekitar pulau.
Itulah pulau di dunia yang mempunyai bahasa unik, sebetulnya masih sangat banyak lagi pulau-pulau yang mempunyai bahasa-bahasa yang unik, namun setidaknya informasi 5 pulau ini sudah cukup untuk memberitahu kita gotong royong begitu banyak bahasa-bahasa yang ada didunia ini.
Sumber aciknadzirah.blogspot.com