Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

7 Hal Yang Sering Di Alami Oleh Burung Murai Batu

Konten [Tampil]

Setiap burung mempunyai karakteristik dan keunikan masing-masing yang dimilikinya, jadi ketika seseorang yang ingin memelihara burung murai batu, maka sebaiknya ketahui terlebih dahulu wacana hal-ha yang biasa terjadi pada burung tersebut dan ketika suatu hambatan yang mungkin akan muncul sanggup di tangani dengan semestinya,apalagi bagi seorang pemula.


Dalam merawat burung murai kerikil menjadi gacor, tentunya bukan hal yang gampang untuk dilakukan, butuh waktu yang cukup usang untuk melakukannya, akan tetapi ketika murai kerikil menjadi gacor dan terhambat oleh suatu hal yang mungkin belum ketahui, maka tentunya akan menghambat perkembangan burung murai kerikil itu sendiri.





  1. Mabung Terlalu Lama




Mabung merupakan proses ilimiah yang terjadi pada murai kerikil dalam 1 tahun sekali, namun ketika mabung tersebut terlalu lama, maka tentunya akan menghambat perkembangan lainnya yang seharusnya melaksanakan perawatan lainnya sesudah mabung.


Mabung terlalu lama, sanggup disebabkan oleh kurangnya gizi yang diberikan pada ketika mabung, berikan pakan yang mempunyai kandungan protein dan asam amino untuk membantu pertumbuhan bulunya cepat selesai.




  1. Sering Mabung




Sering mabung sanggup di sebabkan oleh factor makanan yang mempunyai kandungan kalori dan lemak yang dikonsumsi oleh murai batu. Kandungan tersebut bila di konsumsi murai batu, maka akan menciptakan pori-pori dimana tumbuhnya bulu burung akan membesar dan akan gampang rontok.



Baca Juga : Cara Merawat Murai Batu Mabung





  1. Gelisah dan Turun dari Tangkringan




Untuk hambatan ini sanggup di sebakan oleh perawatan murai kerikil sendiri yang tidak sesuai dengan umurnya, misalkan perawatan yang masih anakan, akan tetapi melaksanakan perawatan menyerupai murai dewasa, maka di sesuaikan saja untuk perawatannya. Selain itu, murai kerikil gelisah atau turun dari tangkringan disebabkan oleh burung dalam keadaan sakit atau kurang Vit dan untuk mengaasinya, maka sanggup enggan memperlihatkan Multivitamin untuk mengembalikan kesehatannya.




  1. Tidak Bersemangat Atau Ngekukruk




Burung tidak terlihat bersemangat sanggup disebabkan oleh burung yang sedang gangguan cacingan, dan untuk mengatasi murai kerikil cacingan maka sanggup memperlihatkan obat cacing yang sanggup dibeli di kios burung.




  1. Ekor Patah




Ekor yang panjang menjadi salah satu khas dari burung murai batu, namun ketika ekor murai kerikil patah dan sulit untuk tumbuh keindahannya sanggup berkurang. Untuk mengembalikan ekor panjang murai batu, maka sanggup dengan mencabutnya dan tunggu sampai pori-porinya kering, sesudah kering maka sanggup dengan memperlihatkan air hangat untuk membuka kembali pori-pori yang tertutup tersebut, supaya pertumbuhan bulu ekornya tidak terhambat lantaran pori-pori tertutup.




  1. Murai Ngebetmen atau Mbalon




Mbalon atau ngebetmen istilah lainnya dari burung murai kerikil dalam keadaan ngedrop secara mental terganggu huruf fighter itu sendiri, yang di sebabkan oleh banyak sekali macam hal.


Untuk mengembalikan mental murai kerikil yang ngedrop yakni dengan cara memperlihatkan ruang khusus untuk tinggal mura kerikil yang jauh dari burung murai kerikil lainnya dan memprioritaskan kenyamanannya.  Selain itu, berikan pakan jangkrik sebanyak murai atu inginkan, misalkan murai kerikil ingin memakannya dengan jumlah 10 ekor, maka berikan saja.  Dan jangan lupa berikan multivitamin untuk membantu mengembalikan kesehatannya.



Lihat : Cara Mengatasi Murai Batu Macet Bunyi





  1. Tidak Mau Tampil Saat Lomba




Burung murai kerikil yang biasanya sanggup gacor , namun tiba-tiba tidak mau berkicau, maka sanggup disebabkan oleh benalu yang berada di dalam tubuhnya, atau benalu yang dikenal dengan tungau. Untuk mengatasi murai kerikil tidak mau tampil ketika lomba ketika di ikutkan lomba, maka sanggup dengan menyemprotkan obat untuk mengusir tungau pada bulu burung.




Sumber https://kicaumania.net