√ 36 Alat-Alat Laboratorium Beserta Fungsi Dan Gambarnya (Lengkap)
Laboratorium dipakai sebagai daerah praktik seseorang dalam mendalami suatu ilmu termasuk ilmu pengetahuan alam menyerupai kimia, biologi, fisika.
Pada forum pendidikan dari tingkat sekolah menengah pertama hingga akademi tinggi biasanya menunjukkan kemudahan berupa laboratorium untuk menunjang keilmuan praktiknya.
Alat-alat Laboratorium
Pada laboratorium kimia terdapat aneka macam alat yang dipakai untuk praktik. Sehingga untuk mempergunakannya kita harus mengenal jenis alat beserta fungsinya semoga nantinya tidak terjadi kesalahan fatal.
Karena salah satu yang mensugesti keselamatan pada ketika beraktivitas di laboratorium yaitu penggunaan alat-alat tersebut, apakah kita mengetahui dengan benar mekanisme penggunaan alat-alat laboratorium serta bagaimana karakteristik alat tersebut.
Oleh risikonya pada artikel kali akan membahas perihal sesuatu yang sangat penting untuk diketahui bagi siapapun khususnya pelajar yang akan melaksanakan praktik di laboratorium, yaitu mengenal alat-alat laboratorium beserta fungsinya. Untuk lebih jelasnya simak beberapa point berikut ini:
1. Gelas Piala
Adalah wadah untuk larutan yang tidak gampang menguap. Gelas ini biasanya dipasangkan dengan gelas arloji sebagai epilog semoga cairan tidak terkotori dan hilang.
2. Erlenmeyer
Adalah wadah untuk mencampur,mengukur, dan menyimpan cairan. Alat ini juga dipakai untuk membantu proses pembiakan mikroba dalam laboratorium mikrobiologi.
Pada umumnya alat ini terbuat dari beling borosilikat yang menciptakan benda ini tahan panas ketika dipanaskan. Ukuran labu erlenmeyer ini mulai bermacam-macam mulai dari 50-500 ml.
3. Labu Ukur
Adalah alat yang berfungsi sebagai daerah untuk menyimpan suatu larutan, menciptakan larutan, serta untuk mengencerkan larutan.
Karena bentuknya yang mempunyai sebuah bulat gradasi, volume, dan kelas gelas menciptakan alat ini dipakai untuk menyisakan larutan kimia analitik dengan konsentrasi dan jumlah yang berakurasi tinggi.
4. Petridish
Adalah alat untuk mengembangbiakkan mikroba
5. Gelas Ukur
Adalah sebuah alat untuk mengukur volume larutan. Gelas ini berbentuk pipa dan pada umumnya materi gelas tersebut terbuat dari plastik (polipropilen). Benda ini juga dilengkapi dengan belahan bawah yang lebar. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kestabilan gelas ukur.
6. Kaca Arloji
Adalah wadah untuk menimbang materi yang berupa zat padat, kristal, atau serbuk.
7. Tabung Reaksi
Adalah suatu alat untuk mereaksikan zat-zat. Banyak sekali ukuran tabung reaksi tersebut,namun pada umumnya tabung tersebut mempunyai ukuran dengan diameter 10-20 dan panjang 50-200 mm.
8. Cawan Penguap
Adalah alat yang berfungsi sebagai wadah untuk mengeringkan suatu zat
9. Mortal
Adalah alat yang dipakai untuk menghaluskan suatu zat yang masih bersifat padat atau kristal. Alat ini dilengkapi dengan pestle atau alu yang belahan batangnya kta pegang untuk menghancurkan
Mortal juga biasa dipakai untuk menghaluskan daun, biji-bijian, akar, protein, DNA, dll dalam laboratorium biologi
10. Krus
Adalah suatu alat untuk memilih kadar abu
11. Pipet Tetes
Adalah alat yang dipakai untuk memindahkan suatu larutan dari suatu daerah ke daerah lain. Pipet tetes ini hanya bisa memindahkan larutan/cairan dalam skala yang sangat kecil yakni berupa tetesan
12. Pipet ukur
Adalah alat yang berfungsi untuk memilih volume larutan. Dengan menggunakan pipet ini volume cairan/larutan yang dipindahkan sanggup terukur dengan jelas. Ukuran volume terbesar pada pipet ini yaitu 50 ml
13. Pipet Gondok
Adalah alat yang dipakai untuk memilih volume larutan dengan jumlah yang cukup besar.
Pipet ini termasuk alat ukur kuantitatif dengan ketelitan tinggi
14. Batang Pengaduk
Adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengaduk suatu larutan. Selain itu batang pengaduk juga sanggup dipakai untuk membantu dekantasi larutan, menginduksi kristalisasi dan memecahakn emulsi pada ekstraksi.
15. Sudip
Adalah alat yang dipakai untuk mengambil suatu zat padat atau bubuk
16. Corong pisah
Adalah alat untuk memisahkan suatu larutan yang disebabkan oleh massa jenis yang berbeda. Oleh risikonya alat ni sering dipakai dalam proses ekstraksi cair.
17. Desikator
Adalah alat yang dipakai untuk menyimpan materi yang terhindar dari kadar air. Untuk menghindari penguapan desikator ini dilengkapi dengan silica jel.
18. Buret
Adalah alat yang dipakai untuk mentitrasi dan memilih volume larutan
19. Corong
Adalah alat untuk memindahkan larutan dari suatu daerah ke daerah lain
20. Rak Tabung Reaksi
Adalah alat yang berfungsi sebagai daerah untuk menyimpan tabung ketika melaksanakan reaksi.
Adanya rak ini sebagai daerah menyimpan tabung menciptakan tabung menjadi tidak berjamur
21. Penjepit Tabung Reaksi
Adalah alat bantu yang dipakai untuk menjepit suatu tabung reaksi ketika seseorang ingin mengangkat atau memindahkannya. Alat ini juga bisa dipakai untuk mengambil kertas saring atau benda-benda lab lain yang dalam kondisi panas
22. Statif dan Klem
Adalah alat yang berfungsi sebagai penyangga buret maupun soklet
23. Sikat Tabung Reaksi
Adalah alat yang berfungsi sebagai pembersih tabung reaksi
24. Segitiga
Adalah alat yang berfungsi sebagai penyangga elemeyer, gelas piala, dan lain-lain
25. Bola Hisap
Adalah alat yang dipakai untuk membantu ketika mengambil suatu larutan
26. Lampu Spritus
Adalah alat yang dipakai untuk memanaskan suatu larutan
27. Bunsen
Adalah alat yang juga dipakai untuk memanaskan larutan dan untuk sterilisasi benda menyerupai besi
28. Kaki Tiga
Adalah alat yang berfungsi sebagai penyangga spritus
29. Botol Semprot
Adalah alat yang berfungsi sebagai wadah untuk aquades
30. Kawat Kasa
Adalah alat yang berfungsi sebagai bantalan dalam proses pemanasan untuk menahan beaker atau labu
31. Klem Utilitas
Adalah alat yang dipakai untuk menjepit alat kimia yang berukuran besar
32. Oven
Adalah alat yang dipakai untuk menetralisasi alat-alat laboratorium
33. Tamur
Adalah alat yang dipakai untuk memilih kadar debu (zat anorganik/mineral)
34. Hot Plate
Adalah alat yang dipakai untuk memasakkan suatu materi tetapi tidak hingga mendidih (pelelehan tidak memaksa)
35. Timbangan Analitis
Adalah alat yang berfungsi sebagai timbangan dengan skala kecil
36. Plat Tetes
Adalah alat yang berfungsi sebagai penguji keasaman larutan. Plat tetes ini terbuat dari materi porselen yang pada umumnya terdiri atas 6, 12, dan 16 lubang tetes.
Tulisan di atas telah memuat beberapa klarifikasi mengenai alat laboratorium yang biasa dipakai dalam praktek, sehingga harapannya info di atas sanggup membantu seseorang yang ingin mengenal alat-alat laboratorium.
Dengan mengenal alat-alat tersebut sanggup mengurangi resiko yang mengancam keselamatan kita pada ketika praktek atau bekerja di laboratorium.
Meskipun juga terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan juga menyerupai menggunakan sarung tangan apabila diperlukan, menggunakan baju lab yang dikancing dengan baik semoga sanggup terhindar dari kontaminasi.
Selain itu juga berhati-hati ketika memanaskan, mencampur, mengocok, atau menuang materi kimia, pastikan jarak wajah ataupun badan ketika melaksanakan hal tersebut tidak terlalu dekat.
Dan masih banyak lagi yang perlu diperhatikan. Namun yang terperinci hal yang harus kita lakukan yaitu senantiasa teliti dan berhati-hati.
Sumber aciknadzirah.blogspot.com