Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

√ Mitos Gila Menstruasi Yang Masih Suka Dipercaya

Konten [Tampil]
Hari gini masih percaya sama mitos ? 

Enggak deh pokoknya..

Percaya atau tidak, menstruasi itu sering kali dikaitkan dengan hal-hal absurd diluar logika. Pada beberapa etnik, bahkan ada yang hingga mengiringi datangnya menstruasi dengan rangkaian ritual upacara adat.

Kebayang gak tuh gimana rasanya..

Terus ada juga kasus di suatu negara yang menerapkan kebijakan berupa pengucilan terhadap perempuan yang sedang menstruasi, semua perempuan yang sedang menstruasi di negara tersebut dikucilkan di daerah tertentu hingga masa menstruasinya selesai. 

Super duper absurd kan.

Di periode modern menyerupai kini ini, seiring dengan meningkatnya keilmuan masyarakat menstruasi bukan lagi menjadi hal yang tabu. Menstruasi merupakan kodrat setiap wanita, sebuah proses normal dari siklus hormonal tubuh perempuan yang terkait dengan organ reproduksi.


Namun meskipun zaman sudah berubah, tetap saja masih ada kepercayaan yang terkait dengan mitos menstruasi. Berikut ini saya merangkumnya sebagai materi untuk merubah pandangan dan contoh pikir sobat dalam memahami siklus menstruasi.

Langsung saja, Ini ia :

Nggak Boleh Gunting Kuku

Hayoo ada gak diantara kalian yang pernah dihentikan gunting kuku ketika menstruasi ? Entah itu oleh kakak, orang tua, nenek, atau sahabat sendiri. Percaya gak percaya larangan ini masih ada lho di zaman sekarang.

Sekarang mari kita buka aliran sobat. 

Coba sobat pikir, apa hubungannya menstruasi dengan menggunting kuku ? 

Hmmm susah ya jawabnya. 

Ini memang tak ada kaitannya sama sekali, secara medis pun tak ada aturan dan penelitian yang membuktikan hal ini.

Kuku yang panjang sangat rentan dijadikan daerah perkembangan kuman dan bakteri. Apalagi tangan juga biasa digunakan untuk melaksanakan banyak hal menyerupai makan, cebok, dan lain-lain. Kalau kuku sobat panjang gak terawat pas lagi menstruasi, gimana tuh ? 

Jijik banget kan.

Sobat tentu tau bahwa kebersihan dan kesucian sangat dijunjung tinggi dalam agama islam, juga dalam agama lainnya. Meskipun ketika menstruasi kau berada dalam keadaan tidak suci, bukan berarti kau bebas untuk tidak menjaga kebersihan anggota badanmu. 

Jadi mulai kini kau dapat menggunting kuku kapanpun, meskipun sedang menstruasi tetap tak ada larangan dalam hal ini.

Ingat kebersihan yaitu sebagian dari iman. Jika ada yang membantah hal ini maka silahkan tunjukan bukti atau dalil yang terang mengenai larangan memotong kuku ketika menstruasi. 

Saya tunggu kalau memang ada.

Nggak Boleh Gunting Rambut

Ini juga sama anehnya dengan larangan menggunting kuku ketika menstruasi. Ketika menstruasi kita dihentikan untuk tidak memotong rambut, bahkan ada usulan bahwa selama menstruasi diharuskan mengumpulkan setiap helaian rambut yang jatuh. 

Kebayang gak tuh gimana...

Sekarang coba sobat bayangin aja kalau contohnya sobat harus menuruti aturan ini, artinya sobat harus mengumpulkan setiap helaian rambut yang tertinggal di sisir, juga yang jatuh ketika sobat mandi atau berada dalam keadaan apapun.

Dan itu harus sobat lakukan setiap hari selama menstruasi. Lalu rambut yang sobat kumpulkan itu harus ikut dicuci sekalian ketika sobat mandi wajib. 

Hadeuuhh Kebayang deh ribetnya !

Saya sendiri punya spekulasi bahwa hal ini benar-benar sebuah mitos alasannya yaitu memang secara ilmiah tak ada kekerabatan sama sekali antara menstruasi dengan menggunting rambut .

Namun banyak kalangan diluar sana yang memperdebatkan hal ini. Di satu sisi ada golongan tertentu yang mengaitkan larangan ini dengan sebuah hadist , disisi lain membuktikan baik melalui penelitian atau apapun itu yang beranggapan bahwa ini sama sekali tak terkait dengan kesehatan melainkan hanyalah mitos belaka.

Entah mana yang benar. 

Tetapi, menyerupai yang saya katakan bahwa saya mengganggap hal ini hanyalah mitos alasannya yaitu saya berusaha melihat sesuatu secara logis. Sekarang tergantung sobat mau percaya atau tidak.

Mitos Pembalut dan Hantu

"Cucilah pembalut hingga benar-benar higienis dan tak menyisakan darah, soalnya kalau nggak, bekas darah itu akan dijilat hantu !"

Pernah dengar nggak mengenai mitos diatas ? Mungkin sobat pernah mendengar hal menyerupai itu atau mungkin malah mempercayainya. Apalagi sebagian masyarakat indonesia ini masih kental dengan nuansa mistis, jadi hal beginian banyak sekali ditemui di masyarakat kita.

Sebenarnya usulan untuk mencuci pembalut hingga higienis sebelum dibuang memanglah benar dan mestinya dilakukan. Hanya saja, kalau ada yang bertanya adakah kekerabatan hal ini dengan fenomena hantu, makhluk halus, jin, atau sebagainya itu wallahualam. 

Di sini kita akan mencoba membahasnya dari perspektif ilmiah saja.

Sekarang kita kupas alasan ilmiah kenapa kita dianjurkan untuk mencuci pembalut yang dikenakan selama menstruasi sebelum dibuang.

Alasannya sangat logis.

Ketika kita membuang pembalut yang sudah berlumuran darah dan mengandung banyak kuman tersebut tanpa mencuci atau membungkusnya terlebih dahulu. 

Nanti di daerah sampah pembalut tadi akan dihinggapi lebih banyak kuman, kemudian lalat atau hewan kecil lain akan segera mengerumuninya.

Kemudian si kuman terbawa lalat dan lalat terbang kemana mana. Setiap kali lalat hinggap, ia akan menempelkan kuman pembalut yang ia bawa, entah itu di makanan, minuman, pakaian, atau bahkan kulit kita. 

Ngeri bangettt kan.

Jadi saran saya sebaiknya sobat basuh dulu pembalut menstruasi yang sobat pakai sebelum membuangnya atau kalau nggak mau repot-repot nyuci, minimalnya dibungkus kresek lah sebelum dibuang. Dengan begitu kita sudah ikut menjaga lingkungan sekitar kita dari tercemarnya aneka macam kuman dan penyakit. 

Nggak Boleh Keramas

Hiiii Jorok banget ! 

Masa selama menstruasi kita gak boleh keramas ? 

Kamu yang rasional niscaya gak oke akan hal ini. Coba saja pikir bagaimana akhirnya kalau selama menstruasi tuh rambut kau dibiarin kucel dan dekil alasannya yaitu gak di keramasin.

Bisa jadi nantinya penghuni rambut kau semakin banyak jumlah dan jenisnya, mulai dari ketombe, kutu rambut, atau bahkan jamur di tiap helainya. Males banget kan kalau suruh garuk-garuk terus selama menstruasi.

Sebenarnya hal ini bukan melulu dilema jijik atau jorok, tapi kebiasaan menyerupai ini juga menggambarkan kepribadian dan imej sobat di mata banyak orang. Mau gak mau hal ini secara tidak pribadi akan mengambarkan aksara dan kepribadian sobat. 

Makanya mulai dari kini jangan percaya hal menyerupai ini, menyerupai mitos menstruasi sebelumnya hal ini juga tak ada aturan dan larangan niscaya yang meyakinkan.

Nah pembahasannya sudah beres hingga disini. Artikel singkat mengenai mitos menstruasi ini semoga dapat menambah pengetahuan dan membuka contoh pikir sobat yang salah. 

Sumber http://artikelmateri.blogspot.com